Connect with us

Musik

17+ Genre Musik [Lengkap], Pengertian dan Jenisnya

Published

on

genre musik

Musik bagi sebagian orang memang menjadi teman hidup yang melambangkan suasana hati. Selain itu, musik dianggap mampu membuat pikiran dan tubuh seseorang menjadi rileks. Karena itulah, banyak di antara orang-orang yang menjadikan bagaimanapun suasana hidupnya selalu diiringi berbagai genre musik. Sehingga, musik juga menjadi hiburan favorit bagi mereka.

Tak hanya hiburan, mendengarkan musik sudah seperti menjadi bagian dari kehidupan mereka. Layaknya sebuah film yang diiringi musik pada setiap adegan, di kehidupan nyata juga musik bisa menjadi back sound in every chapter of life. Karena musik dianggap dapat memengaruhi suasana hari yang sedang dialami.

Namun, banyak dari pencinta musik tersebut hanya mengenal 1 jenis musik saja. Bahkan, mungkin tidak mengetahui apa sebutan jenis musik yang biasa didengarkan. Jadi, kalau ditanya, ‘Musik itu apa bagi kalian?’ dan ‘Apa genre musik yang kalian dengarkan?’ maka akan kebingungan menjawabnya. Karena, hanya mendengarkan musik tanpa tahu hal-hal mendasar tentang musik itu sendiri, seperti pengertian dan jenis-jenis musik (genre musik).

Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir, karena dalam artikel ini akan dibahas lengkap pengertian genre musik dan jenis-jenisnya. Seperti, apa itu musik, pengertian, dan jenis-jenis musik. Sehingga, kamu dapat benar-benar memahami dan lebih mengerti musik yang menjadi pengiring hidupmu.

Di dunia ini, ada banyak jenis musik yang mungkin kalian sering dengarkan. Jadi, untuk lebih mengenal tentang musik dan genre musik, langsung simak saja ulasan lengkap berikut ini, ya.

Pengertian Musik dan Genre Musik

Sebelum memahami tentang genre musik dan jenis-jenis musik, ada baiknya kamu tahu dulu apa itu musik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), musik merupakan suatu hal yang mengandung irama, lagu, dan keharmonisan. Hal tersebut di dapat melalui penyusunan nada atau suara yang dilakukan sedemikian rupa.

Menurut Jamalus, seni musik dianggap sebagai suatu hal yang menghasilkan karya seni. Dalam hal ini, berupa bunyi yang merupakan komposisi berbentuk lagu. Selain itu, juga musik merupakan curahan pikiran serta perasaan pembuatnya dengan menggabungkan unsur-unsur pokok dari musik seperti, irama, harmoni, melodi, dan bentuk atau susunan lagu. Seni musik menjadikan ekspresi dan perasaan sebagai satu kesatuan yang utuh.

Mendengarkan musik dianggap dapat membuat kehidupan lebih berwarna. Karena itulah banyak penggolongan musik yang tersebar di dunia. Di dalam musik ada penggolongan berdasarkan ciri yang melekat pada musik itu, biasanya disebut dengan genre musik.

Nah, genre musik diartikan sebagai penggolongan musik berdasarkan pada kemiripan satu sama lain. Selain itu, penggolongan ini dapat juga disesuaikan dengan kriteria lain seperti kesamaan geografi.

Pada dasarnya, genre musik tidak dapat didefinisikan secara gambalang. Karena, saat genre musik itu didefinisikan oleh seseorang, maka, orang tersebut telah mendefinisikan tanpa melihat aspek yang lainnya. Bahkan, tak jarang terdapat dua genre di dalam 1 musik, tapi hanya didefinisikan menjadi satu genre saja.

Jenis-Jenis Genre Musik

1. Musik Klasik

genre musik classic

Jenis musik ini memiliki nilai seni yang tinggi. Musik klasik sendiri diartikan sebagai jenis musik yang intelektual dan indah. Sehingga, jenis musik ini bisa dinikmati hampir dari semua zaman yang ada.

Awal mulanya, musik ini berasal dari Eropa pada tahun 1750-1825. Biasanya, dalam musik klasik terdapat pembagian berdasarkan periode waktu tertentu. Seperti, ada pembagian menjadi tiga zaman yaitu, Medieval serta Renaissance, Baroque Klasik serta Romantis, dan ada Modern serta Kontemporer. Lengkap, bukan? Tak heran jika banyak yang menyebut jenis musik klasik ini sebagai musik sepanjang masa.

Kemudian, karakteristik dari genre musik klasik adalah susunan not dan nada yang indah hingga membuat pendengarnya terbawa suasana. Karena, musik klasik merupakan musik yang menenangkan. Bahkan, menurut penelitian, ketenangan yang ada dalam genre musik ini membawa banyak manfaat bagi manusia. Seperti, meminimalisir penyakit hipertensi dan menenangkan emosi.

Beberapa contoh dari genre musik klasik yang popular hingga saat ini seperti karya Mozart, Symphony No. 40 karya Mozart, Piano Sonata No. 16 in C Major, Piano Concerto No. 21, dan Moonlight Sonata karya Beethoven.

Perlu diketahui, Mozart merupakan salah satu musisi dari musik klasik yang memiliki nama besar dan diakui di seluruh dunia. Ia memiliki cerita hidup di balik kesuksesannya. Selain itu, Beethoven juga merupakan musisi dari genre musik klasik yang ternama. Karya maestro Beethoven tidak kalah menakjubkan seperti, Fur Elise, 6th Symphony, dan lain sebagainya.

2. Jazz

jazz

Genre musik yang juga perlu kalian ketahui adalah musik jazz. Musik jazz ini merupakan penggabungan dari blues, ragtime, dan musik-musik band Eropa. Karena itu, ada beberapa sub genre di dalam genre musik jazz yaitu, dixieland, bebop, cool jazz, swing, hard bop, free jazz, jazz fusion, cafjazz, dan smooth jazz.

Sebagai media, alat musik yang biasa digunakan dalam genre musik jazz ini adalah trombon, trompet, piano, saksofon, dan gitar. Sehingga, nada yang dibuat dari genre ini sungguh unik dan memiliki ciri khas dalam permainan musiknya. Seperti, memiliki nada yang ringan dan mampu memberikan kesan rileks bagi para pendengarnya. Salah satu ciri khas dari musik jazz adalah porsi permainan improvisasi yang memperkaya harmoni serta menambahkan keindahan pada musiknya.

Dari mancanegara, ada beberapa contoh dari musik jazz ini di antaranya, Karya La Vien En Rose dari Louis Armstrong, Body and Soul dari Coleman Hawkins. Sedangkan, dari musisi Indonesia sendiri ada Could It Be dari Raisa, Everybody Knew dari Citra Scholastika, dan lainnya.

3. Country

country

Musik yang memiliki nada ceria dan pembawaan yang santai dan ringan merupakan ciri dari genre musik country. Musik Country ini merupakan genre dari campuran unsur-unsur musik Amerika, yaitu gabungan dari Pegunungan Appalachia dan Amerika Serikat bagian selatan.

Konon, jenis musik ini diciptakan untuk musik rakyat Amerika tepatnya untuk penduduk di wilayah Pegunungan Appalchia. Sehingga, di Amerika sendiri genre musik country ini masih berkembang hingga saat ini. Awal mulanya, musik country ini berasal dari lagu rakyat Amerika Utara, musik gospel, musik kelt, dan berkembang pada tahun 1920-an. Lalu, pada tahun 1940-an mulai dipakai istilah untuk musik country ini, menggantikan istilah musik hillbilly yang dalam pengertiannya memberi kesan merendahkan.

Dalam karya, beberapa musisi Amerika menggunakan genre musik ini seperti pada karya-karya Little Big Town, Luke Bryan, Roller Coaster, dan lainnya. Sedangkan, dari Indonesia sendiri, genre musik country dapat dinikmati dari lagu Bengawan Solo akrya Tantowi Yahya, ataupun Bento karya Iwan Fals.

Hingga kini, artis populer yang menggunakan genre musik country ini adalah Taylor Swift, seperti pada lagunya yang berjudul Red.

4. Rock

rock

Rock termasuk salah satu dari genre musik yang menarik untuk dinikmati. Ciri khas dari musik rock ini biasanya dengan suara gitar listrik yang menjadi instrumen utamanya. Jenis musik satu ini diketahui mulai dikenal pada tahun 1940-an dan hingga sekarang masih banyak yang menggemari jenis musik ini.

Adapun, genre musik rock terdapat dalam karya-karyanya Gun N Roses, Gueen, Nirvana, Meat Loaf, dan masih banyak lagi.

5. Blues

genre blues

Selanjutnya, genre musik yang juga tak kalah banyak penggemarnya adalah musik blues. Genre musik blues merupakan sebuah aliran isntrumental musik vocal yang berasal dari warga Afro-Amerika. Perlu diketahui, nama ‘blues‘ itu sendiri tercipta dari konotasi perasaan frustasi dan melankolis.

Selain itu, genre musik ini seringkali dipopulerkan oleh musisi dunia sebagai bentuk penyampaian protes untuk hak-hak kemanusiaan. Dapat dikatakan genre musik blue memiliki kesan yang sedih.

6. Pop

pop

Jenis musik yang banyak digemari oleh masyarakat adalah musik pop. Biasanya, jenis musik ini juga memiliki nada dan lirik lagu yang sederhana. Selain itu, jenis musik populer ini juga lebih mudah dipahami dan cocok untuk dinyanyikan atau disenandungkan. Ditambah lagi, genre ini menjadi genre musik yang universal karena mampu diterima oleh orang secara baik.

Genre musik ini disebut juga genre musik populer. Terdapat beberapa musisi dan band Indonesia yang lagu-lagunya masuk dalam kategori musik pop yaitu, Noah, Rizky Febian, Afgan, Raisa, Arsy Widianto, Ziva Magnolya, dan masih banyak lagi

7. Techno

techno

Kalau genre musik yang satu ini merupakan genre musik yang aliran musiknya biasanya bertemakan futuristik. Seperti yang biasanya dimainkan di klub-klub malam oleh seorang DJ (Disk Jockey). Menggunakan alat musik digital seperti DJ maker yang selalu digunakan untuk me-remix musik-musik yang sudah ada menjadi musik bertemakan futuristik.

Akan tetapi, karena bertemakan futuristik dan menggunakan alat-alat digital, genre musik ini tidak bisa dimainkan oleh alat musik tradisional. Seperti, sasando, gendang, dan lainnya.

Contoh group musik yang karyanya termasuk dalam kategori genre musik Techno adalah Daft Punk, dan NCT dari Korea.

8. Balada

genre balada

Kamu mungkin jarang mendengar nama genre musik Balada ini. Genre musik ini merupakan salah satu jenis musik yang harmoni lagunya mengalun dengan lambat dan biasanya tema yang digunakan ada tema-tema tentang percintaan.

Kemudian, istilah Balada itu sendiri diambil dari Bahasa Inggris yaitu, “Ballad” yang memiliki pengertian sebagai musik yang berbentuk narasi. Genre musik ini mulai populer pada abad pertengahan hingga abad 19. Lalu, genre ini meluas ke seluruh Eropa, Amerika, Australia, serta ke Afrika Utara.

Seperti pengertiannya, genre musik ini menggunakan lirik-lirik yang puitis dan alunan musik yang lambat. Secara khusus dalam pengelompokkan genrenya, balada memiliki karakteristik khusus yaitu adanya puisi dan lagu mendayu. Sehingga, lagu dengan genre balada ini sangat cocok untuk yang sedang jatuh cinta atau patah hati.

Beberapa contoh mengenai lagu-lagu balada adalah Back In Time dari Lyn, I Will Go to You Like the First Snow dari Ailee, dan lainnya.

9. Reggae

reggae

Genre musik reggae menjadi suatu aliran musik yang pada awalnya dikembangkan di Jamaikan, sekitar akhir era 60-an. Musik reggae ini berdasar pada aksen pada sinokopasi atau off-beat untuk ciri khas dengan gaya musik ritme. Hal tersebut biasanya disebut dengan skank. Tempo pada genre musik reggae biasanya lebih lambat.

Selain itu, musik reggae menjadi salah satu jenis musik yang mempunyai ciri khas ritme backbeat dan progresif chord sederhana. Meskipun unsur utama Reggae dari ska dan rocksteady, namun, salah satu jenis musik ini juga mengadopsi jazz, R&B, dan Jamaican mento.

Reggae memuat atau menyampaikan pesan perdamaian hingga keseimbangan alam. Genre musik ini memiliki alunan beat dengan dentuman yang khas. Dan, penyanyi genre reggae yang terkenal adalah Bob Marley, Toots Hibbert, dan Jimmy Cliff.

10. RnB

rnb

Musik RnB merupakan singkatan dari Rhythm and Blues. Genre musik ini menggabungkan diri dari beberapa aliran musik lainnya seperti, aliran jazz, blues, dan gospel. Karena penggabungan itu juga yang menjadikan genre musik RnB mulai populer di banyak konser musik.

Pada awalnya, RnB diperkenalkan oleh pemusik yang berasal dari Afrika-Amerika. Lalu, artis yang menggunakan genre musik RnB adalah Justin Timberlake, Pink Sewats, dan lainnya.

11. Dangdut

dangdut

Nah, ini dia musik khas indonesia. Kalian mungkin familiar dengan istilah “dangdut”. Genre musik ini merupakan salah satu genre musik yang paling populer di Indonesia. Ciri khas musik ini adanya permainan gendang atau tabla.

Pada dasarnya, musik dangdut terpengaruh oleh musik India klasik dan Bollywood. Sehingga, mungkin kalau kamu mendengarkan musik dangdut maka kamu akan familiar dengan musik-musik Bollywood.

Sejarahnya, dangdut ini dimulai pada tahun 1960-an, yang beriringan dengan populernya film Bollywood pada tahun 1950-an. Sebenarnya, berakar juga dari musik Melayu pada tahun 1940-an.

Lalu, di tahun 1968, Rhoma Irama mempelopori musik dangdut di Indonesia. Kemudian, tahun 1970-an musik dangdut mulai terkenal secara meluas di Indonesia. Hingga, di tahun 1970-an sampai 1980-an, genre musik ini menjadi primadona orang-orang Indonesia.

Istilah dangdut sebenarnya merupakan onomatope dari gendang atau tabla yang biasanya dipenuhi dengan bunyi dang dan ndut. Hingga, dalam perkembangan selanjutnya disebut dengan “dangdut”.

Selain Rhoma Irama, artis yang memiliki julukan si Raja dangdut, ada juga artis lainnya yang terkenal di Indonesia dengan genre dangdutnya antara lain, Elvy Sukaesih (Si Ratu Dangdut), Nazar, Inul Daratista, Via Vallen, Ayu Ting Ting, Lesty Kejora, dan masih banyak lagi.

12. Death Metal

genre death metal

Musik death metal ini merupakan sebuah subgenre dari musik heavy metal. Pertamanya, berkembang dari trash metal do awal 1980-an. Ciri khas yang ada di genre musik ini adalah liriknya, yang umumnya bertemakan kematian atau kekerasan.

Band dengan aliran musik death metal ini adalah The Berzerker. Adapun, band atau musisi yang bergenre metal ada Metalica, Avenged Sevenfold, Rash, Slayer, Diamond Head, dan lainnya.

13. Rap

Musik yang menggunakan teknik vokal dengan berkata-kata cepat merupakan ciri khas dari aliran musik rap. Musik ini menjadi salah satu unsur dari musik hip hop. Rap biasnaya diiringi oleh musik band atau Dj. Seorang Rapper (sebutan untuk penyanyi genre rap) biasanya bernyanyi solo, namun ada juga yang menjadi anggota dari suatu band. Seperti, Linkin Park, Igor Saykoji, Younglex, Iwa K, dan Bondan Prakoso dari Indonesia, dan yang lainnya.

14. Hip Hop

hip hop

Selanjutnya, jika tadi membahas tentang rap yang merupakan salah satu unsur dari hip hop, sekarang kita bahas hip hop itu langsung, salah satu jenis musik yang perlu kalian ketahui.

Musik yang berasal dari timur Amerika ini dianggap menjadi subgenre dari genre musik RnB. Musik ini identik dengan lantunan lirik rap atau lirik panjang yang diucapkan dengan cepat mengikuti beat dari musik hip hop.

15. Funk

Genre Funk ini merupakan sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika. Aliran musik ini cocok sekali untuk menari. Untuk mengenali musik funk cukup mudah, yaitu lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, dan ada kesan gembira yang didapat saat mendengarnya.

16. Electronic

genre electro

Jika kamu menganggap genre ini sama dengan genre techno tadi, maka kamu kurang tepat. Karena, aliran musik electronic dimulai lama sebelum ditemukannya synthesizer, dengan tape loops dan alat musik elektronik analog pada tahun 1950-an dan 1960-an.

Pelopor dari aliran musik electronic ini adalah John Cage, Pierre Schaeffer, dan karlheinz Stochausen.

17. Latin

Untuk yang satu ini, merupakan genre musik tradisional latih yang biasanya merujuk pada musik Amerika Latin. Termasuk juga musik dari Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Karibia. Genre ini yang dikelompokkan berdasarkan kesamaan geografis seperti pada awal artikel ini. Selain itu juga, musik latin ini memiliki subgenre Samba.

18. Metal

genre metal

Terakhir, genre musik metal yang tidak jauh berbeda dengan musik rock. Akan tetapi, hal yang membedakan adalah musik metal cenderung lebih kencang, keras, dan beteriak. Aliran musik ini mulai dikenal pada tahun 1970-an dan memiliki banyak jenis subgenre seperti heavy metal, dan black metal.

Demikianlah, penjelasan lengkap mengenai aliran musik mulai dari pengertian hingga penjelasan mengenai jenis-jenisnya. Semoga bisa bermanfaat, ya.

FYI, dari sekian banyak jenis aliran musik seperti yang sudah dipaparkan diatas, akan menjadi genre virtual musik di acara musik RCTI+. Dari tanggal 15 Oktober – 15 November 2021, event line up & jadwal festival musik terbesar di Indonesia secara virtual di RCTI+!

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: √ 7 Ide Virtual Event yang Gak Boleh di Skip Saat Pandemi - Pubiway

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 RCTI+