Meski Hadapi Perang, Olimpiade RoboCup Iran Diikuti 2.000 Inovator dari 48 Negara
Ukraina melancarkan serangan drone terbesar ke wilayah Moskow, menurut pernyataan wali kota, yang menghantam kilang minyak utama kota itu serta sebuah bangunan tempat tinggal.
Wali Kota Sergei Sobyanin mengatakan 450 drone yang menuju ibu kota telah ditembak jatuh dalam apa yang ia sebut sebagai serangan "paling masif". Gubernur wilayah tersebut menyatakan setidaknya dua orang tewas dan 20 lainnya terluka.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi bahwa Kyiv telah menghantam fasilitas minyak Rusia yang "vital" serta sebuah lokasi logistik di wilayah tersebut menggunakan drone dan rudal, yang nilainya mencapai "miliaran dolar yang menopang mesin perang".
Sementara itu, pejabat Ukraina mengatakan sembilan orang, termasuk tiga anak-anak, tewas akibat serangan Rusia di wilayah Kyiv dan Sumy pada hari Sabtu.
Rusia dan Ukraina baru-baru ini meningkatkan intensitas serangan mereka, dengan menyasar fasilitas pembangkit energi dan transportasi, serta pusat-pusat logistik utama.Kapal Induk Nuklir George Washington AS Sudah Tiba di Timur Tengah untuk Perang Melawan Iran
Seorang wanita berusia 44 tahun tewas di Sofyino pada hari Minggu setelah sebuah drone menghantam bangunan tempat tinggal berlantai tiga, kata kepala wilayah Andrei Vorobyev. Lima orang lainnya—termasuk dua anak-anak—mengalami luka-luka.
"Seorang pria lanjut usia meninggal dunia setelah sebuah rumah pribadi terkena serangan di distrik Orekhovo-Zuevo," tambah Gubernur Andrei Vorobyev.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan ledakan di langit malam di atas Moskow serta sebuah gudang yang terbakar. Rekaman tersebut belum diverifikasi oleh BBC.
Wali Kota Sobyanin mengatakan sebuah drone menghantam bangunan di dekat salah satu jalan raya utama ibu kota dan juga kilang minyak tersebut—di mana pejabat militer Ukraina menyebut tiga unit vital mengalami kerusakan.Menurut kementerian pertahanan di Kyiv, lokasi tersebut memasok lebih dari sepertiga kebutuhan bahan bakar wilayah Moskow, dan sebagian dari bensin, solar, serta bahan bakar penerbangannya disalurkan untuk militer Rusia.
Menteri Pertahanan Ukraina menyatakan bahwa serangan terhadap fasilitas-fasilitas semacam itu "secara langsung melemahkan kemampuan musuh untuk melanjutkan perang agresi dan memasok kebutuhan formasi militernya".
Sobyanin mengatakan serangan besar tersebut merupakan "upaya untuk mengganggu" pemilihan umum parlemen Rusia, yang pada hari Minggu telah memasuki hari ketiga. Pemungutan suara ini dikendalikan secara ketat oleh Kremlin dan dinilai oleh para kritikus sebagai proses yang tidak bebas, tidak adil, maupun tidak transparan.
Media pemerintah Rusia melaporkan bahwa seorang petugas pemilu termasuk di antara dua orang yang tewas akibat serangan pesawat nirawak (drone) terhadap sebuah bus di wilayah Kherson, Ukraina yang dikuasai Rusia, pada hari Minggu; informasi ini disampaikan oleh ketua komisi pemilihan umum Rusia.
Sementara itu, bandara terbesar di Moskow, Sheremetyevo, memperingatkan penumpang mengenai adanya "pembatasan sementara" pada malam hari, sedangkan di bandara Vnukovo ibu kota, seluruh jadwal kedatangan dan keberangkatan dihentikan. Pembatasan di kedua bandara tersebut dicabut pada Minggu pagi, namun pihak bandara memperingatkan bahwa beberapa penerbangan mungkin masih mengalami penundaan.Peristiwa ini terjadi setelah seorang ibu dan dua anaknya yang masih kecil—seorang laki-laki dan seorang perempuan—tewas dalam serangan Rusia di kota Fastiv, wilayah Kyiv, pada hari Sabtu, menurut keterangan kepala wilayah Tymur Tkachenko.
Ia kemudian mengatakan bahwa seorang anak yang terluka dalam serangan terpisah di Vyshhorod, sebelah utara Kyiv, juga telah meninggal dunia di rumah sakit.
Di wilayah timur laut Sumy, empat orang tewas ketika sebuah drone Rusia menghantam mobil yang mereka tumpangi, kata pejabat tinggi setempat, Oleh Hryhorov.
Rusia juga menyerang sebuah biara di wilayah Kherson menggunakan drone pada hari Sabtu, ujar Zelensky; serangan itu menewaskan seorang anggota rohaniwan dan melukai empat orang lainnya.
Baik Rusia maupun Ukraina terus menyerang target infrastruktur energi selama sepekan terakhir, meskipun Presiden AS Donald Trump mengklaim di media sosial bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk tidak melakukan hal tersebut.Trump menandatangani rancangan undang-undang sanksi pada hari Jumat yang menyasar perekonomian Rusia dengan menerapkan tarif terhadap pembeli terbesar minyak dan gas negara tersebut, termasuk Tiongkok dan India.
Undang-undang AS tersebut memberikan wewenang kepada presiden AS untuk mengenakan tarif sebesar 100 terhadap pembeli utama energi Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022.









