Iran Sangkal Penthouse Milik Mojtaba Hanya Berjarak Beberapa Meter dari Kedutaan Israel
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, menanggapi pemberitaan SindoNews yang dianggap tidak berdasar mengenai “dua unit hunian di London yang dikaitkan dengan Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, Pemimpin Republik Islam Iran”. Kedubes Iran dengan tegas menolak dan membantah klaim-klaim yang dimuat dalam pemberitaan tersebut.
Sehubungan dengan itu, Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyatakan, “Materi dan klaim yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut tidak memiliki kredibilitas, transparansi, maupun dasar yang memadai untuk dapat diverifikasi secara independen.”
Pemberitaan tersebut sejalan dengan klaim tidak benar yang sebelumnya disampaikan oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat mengenai adanya jaringan aset yang dikaitkan dengan para pejabat Republik Islam Iran serta pengenaan sanksi terhadap aset-aset tersebut.
“Mengingat sikap dan kebijakan Amerika Serikat yang selama ini bersifat bermusuhan terhadap Republik Islam Iran, hal tersebut dengan sendirinya menimbulkan keraguan serius terhadap kebenaran dan objektivitas klaim-klaim yang dijadikan dasar pemberitaan tersebut,” ungkap pernyataan Kedubes Iran.
Sebagian besar narasi dalam pemberitaan tersebut berasal dari, atau telah disebarluaskan kembali oleh, media dan individu yang memiliki rekam jejak sikap sangat kritis dan, dalam sejumlah kasus, bersifat bermusuhan terhadap Republik Islam Iran. “Penggunaan sumber-sumber semacam itu tanpa disertai dokumen primer dan bukti independen yang dapat diverifikasi tidak sejalan dengan prinsip etika dan profesionalisme jurnalistik yang semestinya dijunjung tinggi oleh media terkemuka dan memiliki jangkauan luas seperti SINDOnews. Praktik demikian berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kredibilitas dan reputasi media yang bersangkutan,” papar Kedubes Iran.
Selama beberapa dekade terakhir, berbagai tuduhan mengenai persoalan keuangan para pejabat tinggi Republik Islam Iran beserta anggota keluarga mereka telah berulang kali disampaikan oleh jaringan dan kelompok yang menentang Republik Islam Iran.
Kedubes Iran menegaskan, “Namun demikian, hingga saat ini tidak pernah terbukti adanya korupsi keuangan, akumulasi kekayaan secara tidak sah, maupun praktik sejenis yang berkaitan dengan Pemimpin Iran yang telah syahid, Yang Mulia Ayatollah Agung Seyyed Ali Khamenei, maupun putra-putranya.”
Publikasi pemberitaan tersebut oleh SINDOnews pada kenyataannya sejalan dengan narasi dan sikap bermusuhan pihak-pihak yang menentang Republik Islam Iran serta bertentangan dengan kebijakan umum Indonesia yang menjunjung prinsip non-blok dan hubungan baik dengan Republik Islam Iran.
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Sudah Tiba di Timur Tengah untuk Perang Melawan Iran
Sebagai penutup, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, dengan merujuk pada ketentuan mengenai kemerdekaan pers dan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, meminta SINDOnews untuk memuat tanggapan resmi Kedutaan Besar Republik Islam Iran terhadap pemberitaan berjudul “Penthouse Milik Mojtaba Khamenei di London, Hanya Berjarak Beberapa Meter dari Kedutaan Israel”, sesuai dengan prinsip profesionalisme jurnalistik dan ketentuan mengenai Hak Jawab.Kedutaan Besar Republik Islam Iran mengharapkan agar SINDOnews, sesuai dengan prinsip profesional dan etika jurnalistik, tidak mereproduksi atau menyebarluaskan klaim-klaim yang bersumber dari pihak-pihak yang tidak memiliki independensi dan imparsialitas.
“Prinsip profesionalisme jurnalistik mengharuskan setiap media, khususnya dalam pemberitaan mengenai isu-isu politik yang sensitif, untuk memberikan pembedaan yang jelas antara klaim yang disampaikan oleh suatu sumber, analisis media, spekulasi, dan fakta yang telah terbukti serta dapat diverifikasi,” ungkap Kedubes Iran.
Baca juga: Penthouse Milik Mojtaba di London Berlokasi Beberapa Meter dari Kedubes Israel










