Pakar Ini Yakin Iran Akan Berupaya Memiliki Senjata Nuklir, Ini 4 Pemicunya

Pakar Ini Yakin Iran Akan Berupaya Memiliki Senjata Nuklir, Ini 4 Pemicunya

Global | sindonews | Senin, 14 September 2026 - 05:15
share

Alan Eyre, mantan negosiator AS untuk kesepakatan nuklir Iran dan rekan diplomatik terkemuka di Middle East Institute, mengatakan bahwa Iran kini lebih mungkin mengupayakan senjata nuklir dibandingkan saat negosiasi kesepakatan tahun 2015 berlangsung.

Pakar Ini Yakin Iran Akan Berupaya Memiliki Senjata Nuklir, Ini 4 Pemicunya

1. Iran Memiliki Kemampuan Mengembangkan Senjata Nuklir

"Anda tidak bisa menghilangkan kemampuan Iran untuk membuat senjata nuklir," ujar Eyre kepada Al Jazeera. "Mereka sudah belajar cara melakukan pengayaan, jadi satu-satunya yang bisa dilakukan adalah mengubah niat mereka."

Ia mengatakan bahwa sebagian perangkat keras nuklir Iran memang telah dihancurkan dan bisa dibangun kembali, namun pengetahuan teknis negara tersebut terus berkembang.

2. Iran Memiliki Pengetahuan Nuklir

"Pengetahuan mereka tentang cara membuat sentrifus dan cara melakukan pengayaan pada tingkat yang lebih tinggi serta dalam jumlah yang lebih besar telah berkembang pesat," katanya.

Eyre mengatakan hal itu membuat kemungkinan Iran kembali mematuhi pembatasan yang sebelumnya mereka terima menjadi lebih kecil, dan "lebih besar kemungkinannya mereka akan mengupayakan senjata nuklir".

3. Iran Kirim Sinyal Memberikan Balasan Setimpal

Seorang anggota parlemen Iran Fada Hossein Maleki mengatakan Teheran akan memberikan balasan setimpal jika AS menggunakan senjata nuklir terhadap Iran; pernyataan ini disampaikan saat menanggapi laporan media mengenai kemungkinan serangan semacam itu, menurut laporan media setempat pada hari Rabu.Fada Hossein Maleki, anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Iran, Khabar Online.

Saat ditanya seberapa besar kemungkinan serangan nuklir AS terhadap Iran menurut pandangannya, Maleki berkata: "Saya tidak menutup kemungkinan adanya tindakan gegabah oleh (Presiden AS Donald) Trump, namun saya rasa dia tidak akan berani melakukan hal semacam itu, karena tindakan tersebut dapat menjerumuskan dunia ke dalam perang yang berbahaya."

"Jika tindakan semacam itu dilakukan, Republik Islam Iran juga akan membalas, dan reaksinya akan sepadan dengan jenis senjata yang digunakan terhadap Iran," tambahnya. Saat didesak mengenai apakah hal ini berarti Iran akan menggunakan senjata nuklir jika AS menyerang Iran dengan senjata serupa, Maleki menjawab: "Apa pun yang digunakan AS, Iran akan menanggapinya."

4. Iran Memiliki Banyak Opsi

Maleki tidak secara eksplisit menyatakan bahwa Iran memiliki senjata nuklir.

Anggota parlemen tersebut juga memperingatkan Washington agar tidak melakukan tindakan militer lebih lanjut, seraya mengatakan bahwa Iran memiliki "berbagai opsi" dan setiap langkah AS dapat memicu tanggapan "pada tingkat yang sama atau bahkan lebih tinggi."

"Banyak senjata dan kemampuan militer Iran yang belum diungkap ke publik," ujar Maleki, seraya menambahkan bahwa Teheran telah beralih dari sikap defensif menuju apa yang ia sebut sebagai "pencegahan aktif dan ofensif."

Beralih ke pembicaraan Teheran-Washington yang sedang macet, Maleki menuduh Trump gagal memenuhi komitmen dalam nota kesepahaman antara kedua belah pihak.

Topik Menarik