J&T Cargo Perketat Keamanan Pengiriman Jelang Lonjakan Logistik Akhir Tahun

J&T Cargo Perketat Keamanan Pengiriman Jelang Lonjakan Logistik Akhir Tahun

Ekonomi | sindonews | Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:04
share

J&T Cargo memperketat prosedur penanganan barang kiriman menjelang lonjakan aktivitas logistik pada akhir 2026, terutama untuk mengantisipasi risiko dari barang berbahaya (dangerous goods) dan barang yang dilarang (prohibited items). Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan operasional, kelancaran distribusi, serta ketepatan waktu pengiriman di tengah meningkatnya arus barang.

"Keselamatan pengiriman dimulai dari ketepatan informasi yang diberikan pengirim dan penanganan yang sesuai di setiap tahapan lapangan. Menjelang lonjakan pengiriman akhir tahun, transparansi dari pelanggan sangat krusial," ujar Network Training Supervisor J&T Cargo Indonesia Danu Permadi dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Baca Juga:Susah Mengirim Paket Ukuran Jumbo? J&T Cargo Bagikan Tips Kirim Barang Besar

Danu menjelaskan, informasi yang benar mengenai isi paket membantu petugas mengidentifikasi potensi risiko sejak awal sehingga dapat mencegah dampak terhadap armada pengangkut maupun kiriman pelanggan lain. Karena itu, pelanggan bisnis dan individu diimbau memeriksa ketentuan pengiriman serta menyampaikan isi paket secara jujur sebelum menggunakan layanan logistik.

J&T Cargo membedakan barang terlarang yang tidak dapat diterima karena melanggar hukum atau kebijakan perusahaan dengan barang berbahaya yang memerlukan penanganan khusus. Kategori barang berbahaya mencakup bahan mudah meledak, gas, cairan mudah terbakar, bahan kimia korosif, zat beracun, hingga perangkat tertentu yang mengandung baterai, dengan ketentuan yang dapat berbeda berdasarkan jenis barang, moda transportasi, dan jalur pengiriman.

Dalam operasional sehari-hari, petugas dilatih mengenali indikasi kiriman berisiko, antara lain label bahaya, kebocoran cairan, bau menyengat, asap, panas tidak wajar, suara mendesis, atau kemasan yang rusak. Apabila ditemukan indikasi barang berbahaya yang tidak dilaporkan, proses penanganan paket akan dihentikan untuk dilanjutkan dengan pelaporan dan penanganan khusus sesuai prosedur.Baca Juga:Makin Mudah Berburu Barang Impian dari Negara Tetangga Tanpa Ribet

Perusahaan mengingatkan pelanggan agar tidak menyamarkan isi kiriman atau memberikan keterangan yang tidak sesuai. Pengungkapan informasi secara akurat dinilai penting agar barang dapat diperiksa dan ditangani sesuai standar keselamatan yang berlaku.

Langkah tersebut diharapkan membantu pelanggan memahami persyaratan pengiriman sebelum paket masuk ke jaringan distribusi. J&T Cargo melalui penguatan prosedur dan keterlibatan pelanggan, berupaya menjaga keamanan rantai logistik di tengah peningkatan volume pengiriman akhir tahun. Kepatuhan terhadap ketentuan barang kiriman diharapkan dapat mengurangi risiko operasional sekaligus mendukung kelancaran layanan bagi pelanggan.

Topik Menarik