Temui Konstituen, Misbakhun Beber Upaya Prabowo dan Bahlil Pertahankan BBM Bersubsidi
Masa reses sidang parlemen dimanfaatkan Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun untuk menemui konstituennya di Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan, Jawa Timur. Serap Aspirasi dilaksanakan di tiga titik, yakni Nguling dan Grati, Kabupaten Pasuruan, dan di Kota Pasuruan. Dalam pertemuan tersebut, Misbakhun mengajak konstituennya mendukung penuh program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden Prabowo bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berupaya keras menahan gejolak harga minyak dunia tidak membebani rakyat kecil di dalam negeri.
"Dalam situasi global yang tidak menentu, termasuk dampak konflik internasional terhadap harga energi, negara hadir melalui kebijakan subsidi untuk melindungi masyarakat," ujar legislator dari Partai Golkar ini.
Misbakhun menjelaskan, salah satu upaya prioritas pemerintah saat ini adalah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran mengacaukan situasi di Timur Tengah sebagai penghasil minyak dunia.
"Karena situasi itu harga minyak menjadi naik. Di seluruh dunia naik, hanya di Indonesia yang tidak naik, BBM bersubsidi," katanya.
Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu mengatakan, pemerintah berusaha tidak menaikkan harga BBM bersubsidi sampai akhir tahun ini meski harga minyak dunia sampai USD100 per barel. Menurut Misbakhun, pemerintah tidak ingin rakyat mengalami tekanan harga yang berdampak pada kemampuan daya beli."Presiden dan Pak Bahlil pergi ke negara-negara produsen minyak agar suplainya masuk ke Indonesia dalam jumlah besar, sehingga harga BBM bersubsidi bisa dipertahankan. Pesan ini penting untuk disampaikan seluruh rakyat," imbuhnya.
Selain BBM bersubsidi, harga elpiji ukuran tabung 3 kilogram juga masih tetap. Sementara, harga elpiji nonsubsidi kemasan 5,5 kilogram dan 12 kilogram sudah ratusan ribu rupiah. Adapun elpiji 3 kilogram yang dikenal dengan sebutan gas melon itu sampai ke konsumen masih di kisaran Rp22 ribu.
"Artinya pemerintah berusaha agar rakyatnya tidak mengalami kesulitan," katanya.
Gugur Diserang Israel di Lebanon, Praka Farizal Rhomadhon Naik Pangkat Jadi Kopda Anumerta
Pemerintah juga masih mempertahankan subsidi untuk BBM dan listrik. Negara, katanya, juga menyubsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), menanggung iuran BPJS Kesehatan, hingga mengucurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). "Bukan ratusan juta atau ratusan miliar, melainkan ratusan triliun (rupiah). Itu pengorbanan negara buat bapak dan ibu sekalian," katanya.
Sebagai pimpinan Komisi XI DPR, Misbakhun menyatakan dirinya turut berperan dalam pembahasan dan penentuan anggaran kebijakan tersebut, termasuk besaran subsidi.Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program unggulan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah.
"Sekarang anak-anak tidak hanya cukup makan, tapi juga diperhatikan gizinya oleh negara," ujarnya, sembari membandingkan dengan masa sekolahnya yang masih harus membayar SPP dan berangkat tanpa sarapan.
Misbakhun turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi negatif di media sosial terkait program pemerintah. Ia menekankan pentingnya dukungan publik terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pencarian Hari Kedua, Pasutri Korban Innova Terjun ke Sungai di Pakpak Bharat Belum Ditemukan
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi peran aktif Misbakhun dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat pusat.
"Serap aspirasi ini bukan sekadar agenda formal, tetapi tanggung jawab untuk memastikan suara masyarakat benar-benar diperjuangkan," kata Adi.










