Houthi Serang Kota Mekkah, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Keamanan

Houthi Serang Kota Mekkah, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Keamanan

Global | sindonews | Rabu, 16 September 2026 - 11:39
share

Arab Saudi menyatakan satu pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan oleh kelompok Houthi ke arah Mekkah telah dicegat dan dihancurkan. Ini merupakan eskalasi yang dapat mengancam kota suci tersebut.

Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki, mengatakan Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Saudi mencegat drone bermusuhan tersebut sebelum memasuki wilayah udara terlarang pada Selasa malam (15/9/2026).

Al-Maliki mengecam insiden tersebut sebagai upaya untuk menakut-nakuti jemaah dan mencelakai warga sipil, seraya memperingatkan keamanan dua masjid suci dan para peziarah merupakan "garis merah".

Kelompok Houthi sebelumnya telah membantah menargetkan Mekkah, dengan menyatakan mereka tidak menargetkan situs-situs suci.

Peringatan Keamanan

Arab Saudi mengeluarkan peringatan keamanan pada hari Selasa di kota suci Mekkah untuk pertama kalinya sejak upaya terakhir Houthi menargetkan kawasan suci tersebut pada tahun 2017.Peringatan mengenai potensi bahaya di Mekkah itu segera dicabut setelah beberapa menit. Peringatan serupa juga diaktifkan untuk Taif dan Jeddah, kota terbesar kedua di Arab Saudi.

Dalam pernyataan kepada kantor berita Yaman, SABA, pada hari Selasa, seorang sumber militer Houthi dengan tegas menolak klaim bahwa pasukan Houthi menimbulkan ancaman bagi kota Mekkah atau situs suci Islam lainnya.

"Kami secara tegas membantah adanya ancaman dari Yaman yang ditujukan ke kota Mekkah atau situs suci lainnya," ujar sumber tersebut, seraya mengecam apa yang disebutnya sebagai "disinformasi".

Serangan terbaru ini menandai peningkatan tajam dalam konflik yang telah berlangsung sejak 2015, ketika Arab Saudi melakukan intervensi di Yaman setelah Houthi merebut Sanaa dan menggulingkan pemerintah yang diakui secara internasional.

Mengapa Peringatan di Mekkah Ini Penting?

Ini adalah kali pertama dalam hampir satu dekade peringatan keamanan diaktifkan di Mekkah.Mekkah merupakan lokasi Ka'bah, situs paling suci dalam Islam. Dua miliar umat Muslim di seluruh dunia menghadap ke arah Ka'bah saat melaksanakan salat harian.

Tahun ini, Arab Saudi menyambut sekitar 1,7 juta Muslim untuk musim Haji pada akhir Mei, di saat negara tersebut rentan terhadap serangan langsung.

Haji dianggap sebagai salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim setidaknya sekali seumur hidup.

Sepanjang tahun, jutaan peziarah melakukan perjalanan ke Mekkah untuk menunaikan ibadah Umrah yang bersifat sunah (tidak wajib). Musim gugur lalu, Mekkah menyambut lebih dari 11,7 juta jemaah umrah antara bulan September dan Oktober 2025.

Pelaksanaan ibadah haji hanya pernah dibatasi selama pandemi COVID-19 pada tahun 2020, ketika Arab Saudi melarang umat Islam dari luar negeri untuk menunaikan ibadah tersebut guna membantu mencegah penyebaran virus.

Masih harus dilihat apakah serangan terhadap Arab Saudi akan berdampak pada perjalanan ibadah ke Mekkah.

Baca juga: Serangan Iran Sebabkan Kerusakan Senilai Rp3,3 Triliun pada Fasilitas AS di Teluk

Topik Menarik