Angkatan Laut AS Akui Serangan Iran Merusak Parah Pangkalan Armada Kelima di Bahrain
Pejabat pelaksana tugas (Plt.) Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat, Hung Cao, mengatakan pasukan Iran telah menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas AS di Bahrain, termasuk infrastruktur vital untuk pangkalan dan dukungan logistik Angkatan Laut. Pengakuan itu muncul seiring perang yang masih memanas antara AS dan Iran.
“Pasukan Iran menghancurkan Bahrain habis-habisan," ujar Cao kepada The Epoch Times.
Kerusakan pada markas besar Armada Kelima dan fasilitas di pangkalan angkatan laut Bahrain tersebut dilaporkan telah sangat membatasi kemampuan kapal-kapal AS untuk singgah di pelabuhan itu.
Ia menambahkan, akibat kerusakan pangkalan tersebut, awak kapal induk USS Abraham Lincoln praktis kehilangan kesempatan untuk singgah di sana.
Laporan tersebut menambahkan pasukan AS saat ini sedang mempertimbangkan apakah akan memulihkan dan menggunakan kembali fasilitas militer mereka di Timur Tengah setelah berakhirnya konflik dengan Iran."Saya memiliki gugus tugas yang sedang mengkaji hal itu," kata Cao saat ditanya mengenai perlunya Angkatan Laut AS kembali ke pangkalan di Bahrain.
Pada bulan Agustus, Stars and Stripes melaporkan Angkatan Laut AS telah mengevakuasi sekitar 1.300 anggota keluarga personel militer dari Bahrain di tengah konflik dengan Iran, serta menyarankan mereka untuk tidak kembali dalam waktu dekat dan mencari tempat tinggal permanen yang baru.
Baca juga: Hamas Tolak Kemungkinan Penundaan Pemilu Legislatif Palestina







