Arab Saudi: Jalan Menuju Diplomasi Belum Tertutup dengan Kelompok Houthi
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud menyatakan diplomasi dengan kelompok Houthi masih dimungkinkan untuk mengakhiri pertempuran. Pernyataan itu muncul menyusul serangan hebat yang dilancarkan terhadap negara tersebut.
"Kelompok Houthi memiliki masalah mereka sendiri dan mereka ingin melimpahkan masalah tersebut ke Kerajaan Arab Saudi serta pemerintah sah Yaman," ujarnya.
Dia menegaskan, "Provokasi oleh Houthi akan berujung pada kegagalan. Tindakan dan sikap egois Houthi ini akan membawa dampak yang tidak tertahankan."
Namun, Pangeran Faisal menambahkan, "Jalan menuju diplomasi belum tertutup. Arab Saudi akan selalu mendukung solusi diplomatik, namun Kerajaan tidak akan pernah ragu untuk membela diri dan kepentingannya. Kami akan menggunakan segala cara untuk menjalankan tugas dan kewajiban kami."
Nasib Pria Kosovo: Jadi Mata-mata CIA hingga Menyusup ke al-Qaeda, tapi Kini Bakal Diusir AS
Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud menyebut Houthi di Yaman sebagai pihak yang "egois" karena lebih mengutamakan kepentingan mereka sendiri dibandingkan kesejahteraan rakyat Yaman."Houthi memilih mendahulukan kepentingan sempit mereka di atas kepentingan Yaman dan memilih jalan kekerasan," katanya dalam konferensi pers di ibu kota Rusia.
Dia menegaskan, "Kerajaan tidak akan ragu untuk melindungi kepentingannya dan memenuhi kewajibannya dengan cara yang dapat mewujudkan keamanan di Yaman dan kawasan sekitarnya."
Baca juga: Harga Minyak Naik Tajam setelah Fasilitas Saudi Aramco Diserang Houthi









