Berseteru dengan Menteri Perang Hegseth, Petinggi Angkatan Darat AS Resmi Mundur

Berseteru dengan Menteri Perang Hegseth, Petinggi Angkatan Darat AS Resmi Mundur

Global | sindonews | Selasa, 1 September 2026 - 07:34
share

Sekretaris Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) Dan Driscoll telah menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Donald Trump. Demikian disampaikan pihak Gedung Putih pada Senin waktu Washington.

Driscoll menjadi tokoh senior terbaru yang meninggalkan Departemen Perang AS.

Baca Juga: Iran Balas Dendam, Bombardir 2 Pangkalan Jet Tempur AS di Yordania

Pejabat Angkatan Darat yang berada di urutan kedua setelah Menteri Perang Pete Hegseth itu dilaporkan telah mempertimbangkan untuk meninggalkan Pentagon di tengah adanya ketegangan dengan sang menteri.

“Sekretaris Driscoll telah sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump untuk ‘Make America Strong Again’ di Departemen Angkatan Darat dengan memberikan kepemimpinan luar biasa selama operasi militer bersejarah, mengembalikan fokus pada kesiapan dan daya gempur, membantu negosiasi antara Rusia dan Ukraina, dan banyak lagi,” kata juru bicara Gedung Putih Anna Kelly dalam pernyataan kepada Associated Press, yang dilansir Selasa (1/9/2026).

“Angkatan Darat Amerika Serikat kini lebih kuat dari sebelumnya berkat kerja kerasnya bersama Panglima Tertinggi dan Menteri Perang,” imbuh Kelly.Laporan pengunduran diri tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal.

Pengunduran diri ini terjadi setelah berbulan-bulan gejolak di Departemen Perang, yang dilanda berbagai insiden, mulai dari penyelidikan kebocoran informasi dan masalah anggaran hingga pencopotan sejumlah pejabat senior, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George pada April lalu.

Pada Juni, komandan pasukan Angkatan Darat AS di Eropa dan Afrika, Jenderal Christopher Donahue, secara tak terduga juga mengundurkan diri.

Driscoll merupakan sekutu Jenderal George dan menyayangkan kepergiannya, sebagaimana dilakukan anggota parlemen dari Partai Republik maupun Partai Demokrat. Driscoll mengatakan kepada Kongres pada April bahwa dia dan keluarganya berkendara menuju rumah Jenderal George setelah pengunduran dirinya. “Dan kami semua memeluknya," katanya.

“Meski demikian, kepemimpinan sipil dan desain sistem kami memang memberikan kewenangan kepada mereka untuk memilih pemimpin yang mereka inginkan,” imbuh Driscoll.Driscoll merupakan veteran Perang Irak, investor teknologi, dan mantan penasihat JD Vance, yang dikenalnya saat keduanya berkuliah di Yale Law School. Ketika mencalonkan Driscoll pada 2024, Trump menyebutnya sebagai “pengganggu sekaligus agen perubahan”.

Sebagai Sekretaris Angkatan Darat, Driscoll dipercaya menjalankan peran tidak biasa sebagai negosiator utama dalam upaya mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina.

Dia juga menjadi salah satu tokoh utama di balik upaya memangkas birokrasi bagi kontraktor militer agar dapat dengan cepat mengembangkan lebih banyak drone dan kemampuan penanggulangan drone, seiring perubahan pesat dalam peperangan di berbagai belahan dunia.

Senat mengonfirmasi pengangkatannya pada Februari 2025 dengan suara 66-28, setelah sidang Komite Angkatan Bersenjata yang berlangsung relatif tanpa konfrontasi dan berfokus pada bagaimana Angkatan Darat dapat memodernisasi sistemnya, meningkatkan perekrutan, serta memperkuat basis industri militer.

Topik Menarik