Ini Identitas Tujuh WNI yang Diculik Militer Israel
IDXChannel - Militer Israel kembali menculik dua Warga Negara Indonesia (WNI). Hingga saat ini, sudah tujuh WNI yang berada di tangan Israel, Selasa (19/5/2026).
"Total, Israel telah menculik tujuh dari sembilan WNI yang ikut dalam rombongan Global Sumud Flotilla 2.0," kata Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) Harfin Naqsyabandy saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).
Dua WNI yang baru diculik yakni Herman Budianto Sudarsono dan Ronggo Wirasanu. Keduanya berlayar menuju Gaza dengan Kapal Zapyro.
"Dengan demikian, hanya tersisa dua WNI yang masih berlayar, yakni Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo di Kapal Kasr-1," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara 1 Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang mengatakan, kondisi di lapangan masih terus berkembang dan penuh risiko.
“Kementerian Luar Negeri melalui perwakilan RI terkait akan terus memantau perkembangan situasi, melakukan verifikasi posisi dan kondisi para WNI, serta menyiapkan langkah-langkah pelindungan sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Yvonne.
Sebagai langkah antisipasi, Kemlu telah berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan RI di luar negeri, di antaranya KBRI Ankara, KBRI Cairo, KBRI Roma, KBRI Amman, serta KJRI Istanbul.
Menurut Yvonne, koordinasi tersebut dilakukan untuk menyiapkan perlindungan kekonsuleran, termasuk penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) apabila dokumen perjalanan WNI disita, hingga dukungan layanan medis bila diperlukan.
Berikut nama tujuh WNI yang diculik militer Israel:
1. Thoudy Badai Rifan Billah
2. Andre Prasetyo Nugroho
3. Rahendro Herubowo
4. Andi Angga Prasadewa
5. Bambang Noroyono
6. Herman Budianto Sudarsono
7. Ronggo Wirasanu
(Nur Ichsan Yuniarto)









