Ring Tinju di Pasar Rebo Jaktim, Remaja Hobi Tawuran Bisa Ikuti Jejak Chris John

Ring Tinju di Pasar Rebo Jaktim, Remaja Hobi Tawuran Bisa Ikuti Jejak Chris John

Terkini | inews | Rabu, 20 Mei 2026 - 02:04
share

JAKARTA, iNews.id - Di bawah kolong Flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur, para remaja tak lagi saling menatap tajam hingga saling serang dalam tawuran. Di wilayah yang dulu kerap dianggap rawan, kini berdiri ring tinju lengkap dengan samsak, pagar pengaman, hingga skatepark berstandar internasional.

Pada Senin (18/5/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan arena ring tinju dan skatepark di kolong flyover tersebut. Pemerintah berharap fasilitas ini menjadi "pelarian" baru bagi remaja Jakarta Timur yang selama ini akrab dengan tawuran jalanan.

Bukan sekadar arena olahraga biasa, sasana ini dibangun dengan pesan yang kuat: energi anak muda lebih baik dilampiaskan di atas ring ketimbang di jalanan. Di dalam area itu, terlihat ring tinju berukuran penuh dengan tali pembatas merah-putih-biru, samsak besar bergantung di sisi arena, serta ruang terbuka yang mulai ramai dipadati remaja penasaran.

Ring tinju di Pasar Rebo, Jakarta Timur (dok. Pemprov Jakarta/Reza Pratama)

Beberapa orang tampak mencoba memukul samsak bergantian. Sebagian lainnya duduk di pinggir arena sambil memperhatikan latihan. Tak jauh dari ring, papan skateboard beradu dengan permukaan beton skatepark baru yang dibangun berdampingan.

Pramono menyebut kehadiran fasilitas ini mulai menunjukkan hasil. Tawuran di Jakarta Timur disebut menurun drastis setelah arena tersebut tersedia.

"Setelah mempunyai tempat ini, Alhamdulillah tawurannya menurun secara drastis," ujarnya.

Jakarta Timur memang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan angka tawuran tinggi di ibu kota. Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mencatat sepanjang 2025 terjadi 132 peristiwa tawuran. Sementara pada 2026 hingga saat ini jumlahnya turun menjadi 55 kasus.

Angka itu menjadi alasan utama pemerintah menghadirkan fasilitas olahraga di titik-titik rawan konflik. Harapannya sederhana: anak-anak muda yang sebelumnya terbiasa "cari lawan", kini punya tempat baru untuk menyalurkan adrenalin.

"Ini sebagai tempat olahraga bagi warga dengan dibina oleh komunitas tinju yang profesional," kata Munjirin.

Bagi sebagian warga, kehadiran ring tinju di bawah flyover terasa seperti pemandangan yang tak biasa. Kolong jalan layang yang sebelumnya gelap dan kosong kini berubah menjadi arena penuh aktivitas. Lampu-lampu terang dipasang, lantai dicat rapi, dan area yang dulu terkesan kumuh mulai hidup oleh aktivitas olahraga.

Camat Ciracas, Panangaran Ritonga mengatakan, pendekatan ini dinilai lebih efektif dibanding sekadar memasang larangan tawuran di jalan.

"Ruang aktivitas atau olahraga ini jauh lebih efektif dibanding sekadar memasang spanduk dilarang tawuran yang biasanya diabaikan," ujarnya.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menjajal ring tinju di kolong flyover Jakarta Timur (foto: Nur Khabibi)

Pemerintah pun tampaknya serius menjadikan konsep ini sebagai proyek percontohan. Pramono bahkan mengaku akan membangun fasilitas serupa di kawasan Kampung Melayu.

"Karena di Kecamatan Ciracas ini sudah ada tempat ini, maka tadi secara spontan saya akan bangun di satu tempat lagi di Kampung Melayu. Kurang lebih yang seperti ini," kata Pramono.

Di tengah riuh suara pukulan ke samsak dan roda skateboard yang berdecit, arena ini membawa harapan baru. Siapa tahu, dari kolong flyover Pasar Rebo nantinya lahir petinju-petinju muda Jakarta yang mengikuti jejak Chris John, legenda tinju Tanah Air.

Topik Menarik