Kritis di Medsos, Kunto Aji Diteror Buzzer hingga Dikirimi Orderan Fiktif Makanan ke Rumah

Kritis di Medsos, Kunto Aji Diteror Buzzer hingga Dikirimi Orderan Fiktif Makanan ke Rumah

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 5 November 2026 - 08:05
share

Penyanyi Kunto Aji dikenal sebagai salah satu musisi Tanah Air yang cukup lantang menyuarakan keresahan publik di media sosial. Namun, keberaniannya itu rupanya tak lepas dari konsekuensi dan teror di dunia nyata.

Pelantun lagu Rehat tersebut blakblakan mengaku kerap menjadi sasaran serangan buzzer. Serangan tersebut tidak hanya berhenti di kolom komentar atau pesan langsung (DM), melainkan sudah mengusik ranah pribadinya.

Kunto Aji menceritakan salah satu bentuk teror paling aneh dan tak masuk akal yang pernah ia alami, yakni kiriman orderan fiktif makanan melalui ojek online (ojol) tanpa dibayar.

Baca juga: Kuasa Hukum Sarwendah Jamin Sertifikat Vila Ruben Onsu Akan Dikembalikan, Ini Syaratnya

"Aneh enggak masuk akal? Dikirimin Gojek enggak dibayar kali ya. Gojek makanan banyak banget gitu tiba-tiba di alamat rumah. Pada saat lagi ramenya satu cuit yang rame gitu tiba-tiba dikirimin yang belum dip (dibayar)," ungkap Kunto Aji saat ditemui awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.Pria kelahiran Yogyakarta ini menyebut peristiwa itu terjadi pada tahun ini setelah unggahan kritisnya viral di media sosial. Nilai pesanan fiktif yang tiba-tiba dialamatkan ke rumahnya pun terbilang tidak sedikit.

"Berapa ratus ribu sih. Pokoknya makanan dan minuman dua ojol tiba-tiba datang, kayak gitu," beber Kunto Aji.

Baca juga: Brisia Jodie Temukan Plastik Berisi Tanah dan Rambut di Tas

Saat disinggung apakah teror yang menyasar alamat tempat tinggal sempat membuatnya merasa terancam, Kunto Aji mengaku cukup beruntung karena dirinya kerap berpindah hunian.

"Kebetulan saya baru pindah rumah. Jadi situasinya saya enggak tahu di rumah saya yang sebelah sana, jadi saya berpindah-pindah aja," tuturnya.

Meski demikian, Kunto Aji menegaskan bahwa ia sama sekali tidak gentar menghadapi risiko tersebut. Baginya, ancaman dari pendengung di jagat maya sudah menjadi bagian yang harus dihadapi oleh siapa pun yang bersuara lantang.

Topik Menarik