Bikin Kebun Buah di Rumah, Ini 5 Pohon yang Gampang Berbuah dan Cocok Ditanam di Pekarangan

Bikin Kebun Buah di Rumah, Ini 5 Pohon yang Gampang Berbuah dan Cocok Ditanam di Pekarangan

Gaya Hidup | okezone | Kamis, 5 November 2026 - 07:05
share

MEMILIKI kebun buah sendiri di rumah kini bukan lagi sekadar impian. Meski hanya mempunyai pekarangan berukuran terbatas, kamu tetap bisa menanam berbagai jenis pohon buah yang mudah tumbuh dan cepat menghasilkan panen.

Selain membuat lingkungan rumah lebih hijau dan asri, menanam pohon buah juga memberikan keuntungan tersendiri. Kamu bisa menikmati buah segar hasil kebun sendiri tanpa harus selalu membelinya di pasar atau supermarket.

Menariknya, ada beberapa jenis tanaman buah yang relatif mudah dirawat, tidak membutuhkan lahan terlalu luas, dan bisa mulai berbuah dalam waktu cukup singkat, terutama jika menggunakan bibit hasil cangkok atau okulasi.

Lantas, pohon buah apa saja yang cocok ditanam di rumah? Dilansir dari Southern Living, berikut lima rekomendasinya.

1. Pohon Jambu Air

Jambu air menjadi salah satu pilihan menarik untuk kamu yang ingin mulai membuat kebun buah di rumah. Tanaman ini relatif mudah tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia dan cocok ditanam di pekarangan.

Pohon jambu air menyukai sinar matahari yang cukup serta tanah dengan drainase baik. Perawatannya juga tidak terlalu rumit, cukup dengan penyiraman teratur, pemangkasan cabang, dan pemberian pupuk secara berkala.

Jika menggunakan bibit hasil cangkok atau okulasi, jambu air umumnya dapat mulai berbuah dalam waktu sekitar 1–3 tahun, tergantung varietas dan kondisi perawatan. Beberapa varietas yang populer antara lain jambu air citra, madu, dan king rose.

Keunggulan lainnya, pohon jambu air bisa dipangkas agar ukurannya tidak terlalu tinggi sehingga lebih mudah dirawat dan dipanen.

2. Pohon Jeruk

Ingin memetik jeruk segar langsung dari halaman rumah? Pohon jeruk bisa menjadi pilihan yang tepat. Tanaman ini cukup populer sebagai buah pekarangan karena memiliki banyak varietas dan bisa ditanam di lahan terbatas. Bahkan, beberapa jenis jeruk dapat tumbuh dengan baik di dalam pot berukuran besar.

Jenis jeruk yang bisa dipertimbangkan antara lain jeruk nipis, jeruk lemon, jeruk kasturi, dan jeruk keprok. Pohon jeruk membutuhkan sinar matahari sekitar 6–8 jam sehari agar pertumbuhan dan pembentukan buah berjalan optimal.

Untuk bibit hasil okulasi atau sambung, beberapa varietas jeruk dapat mulai berbuah sekitar 1–3 tahun setelah ditanam. Pastikan tanaman mendapatkan penyiraman yang cukup, tetapi jangan sampai media tanam terlalu basah karena dapat menyebabkan akar membusuk.

 

3. Pohon Pepaya

Pepaya termasuk tanaman buah yang sangat direkomendasikan untuk pemula karena pertumbuhannya relatif cepat dan tidak membutuhkan lahan luas. Tanaman ini dapat tumbuh di pekarangan rumah, bahkan di area yang tidak terlalu besar selama mendapatkan sinar matahari dan drainase yang baik.

Salah satu keunggulan pepaya adalah masa panennya yang relatif singkat. Dalam kondisi pertumbuhan yang baik, pepaya umumnya mulai menghasilkan buah sekitar 7–12 bulan setelah ditanam dari benih.

Beberapa varietas yang banyak dibudidayakan antara lain pepaya California, pepaya Bangkok, dan pepaya merah delima. Agar tanaman tumbuh optimal, pastikan pepaya mendapatkan sinar matahari langsung, penyiraman teratur, serta pupuk organik dan tambahan unsur hara sesuai kebutuhan.

Namun, perlu diingat bahwa pepaya memiliki batang yang relatif lunak dan tidak tahan terhadap genangan air. Karena itu, pilih lokasi tanam yang tidak mudah tergenang saat hujan.

4. Pohon Jambu Biji

Jambu biji juga termasuk tanaman buah yang mudah dibudidayakan di pekarangan rumah. Tanaman ini dikenal cukup adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan dan tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit.

Jambu biji bisa ditanam langsung di tanah maupun menggunakan pot besar. Jika lahan terbatas, kamu bisa memilih varietas jambu biji yang pertumbuhannya relatif kompak.

Dengan menggunakan bibit hasil cangkok atau okulasi, jambu biji umumnya dapat mulai berbuah sekitar 1–2 tahun setelah penanaman. Jenis yang populer antara lain jambu biji kristal, jambu biji merah, dan jambu biji bangkok.

Agar produktivitasnya terjaga, lakukan pemangkasan secara berkala untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Pemangkasan juga membantu membentuk tajuk pohon sehingga sinar matahari dapat menjangkau bagian tanaman secara merata. Jangan lupa memberikan pupuk secara berkala dan memperhatikan serangan hama seperti lalat buah.

5. Pohon Belimbing

Pohon belimbing bisa menjadi pilihan berikutnya untuk melengkapi kebun buah di rumah. Selain menghasilkan buah yang segar, bentuk daunnya juga membuat tanaman ini menarik sebagai penghias pekarangan.

Belimbing dapat tumbuh baik di daerah beriklim tropis dan menyukai tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup. Jika menggunakan bibit hasil cangkok atau okulasi, pohon belimbing umumnya mulai berbuah dalam waktu sekitar 1–2 tahun, bergantung pada varietas dan kondisi pertumbuhannya.

Jenis belimbing yang cukup dikenal adalah belimbing manis dan belimbing madu. Perawatannya meliputi penyiraman teratur, pemupukan, serta pemangkasan cabang yang terlalu rimbun. Pohon belimbing juga perlu dijaga dari serangan lalat buah agar hasil panennya tetap berkualitas.

Topik Menarik