Netanyahu Persingkat Kunjungan di AS, Langsung Pulang ke Israel setelah Pidato di PBB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meninggalkan Amerika Serikat untuk kembali ke Israel segera setelah pidatonya. Kabar itu dilaporkan lembaga penyiaran publik Israel, Kan.
Ia sempat bertemu dengan beberapa pemimpin setelah pidatonya, namun bertolak kembali ke Israel pada hari yang sama saat ia tiba di New York.
Menurut media Israel, kunjungan Netanyahu ke kota New York tersebut kemungkinan dipersingkat karena alasan keamanan.
Kunjungannya memicu kemarahan. Ratusan pengunjuk rasa telah bersiaga di sekitar markas besar PBB sebelum kedatangan Netanyahu dan terus melakukan protes saat ia berpidato di dalam gedung.
Di dalam gedung PBB, puluhan utusan dari berbagai negara melakukan aksi walk-out (meninggalkan ruangan) sebagai bentuk protes selama pidatonya berlangsung.Pengunjuk rasa Yahudi bergabung dalam pawai "Bebaskan Palestina" di New York untuk mengecam Netanyahu.
Pawai "Bebaskan Palestina" di luar markas PBB di New York diikuti para pengunjuk rasa Yahudi yang menolak klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa ia mewakili kaum Yahudi.
Israel Ketakutan dengan Rudal Hipersonik Baru Turki yang Dianggap Ancaman Strategis Zionis
Satu aksi protes pro-Israel juga berlangsung di dekat lokasi tersebut, di mana para pengunjuk rasa menyerukan agar Israel "menyelesaikan tugasnya".
Sementara itu, satu pesawat nirawak (drone) Israel menghantam area di antara kota Kfar Tebnit dan Nabatieh al-Fawqa di Lebanon selatan, menurut National News Agency.
Kantor berita negara tersebut juga melaporkan adanya serangan artileri yang terjadi secara berkala di pinggiran Kfar Tebnit.Pasukan Israel menyerbu kota Ramallah dan el-Bireh, serta menggerebek beberapa rumah di kota Silwad—yang terletak di timur laut Ramallah—pada waktu subuh.
Tentara Israel terus menutup sebagian besar pos pemeriksaan militer dan gerbang besi yang mengelilingi wilayah kegubernuran Ramallah dan el-Bireh beserta desa dan kota di sekitarnya sejak hari Kamis.
Pasukan Israel menutup akses masuk rumah seorang tahanan di kota Biddu—sebelah barat laut Yerusalem yang diduduki—dengan papan kayu pada waktu subuh, serta mengeluarkan perintah pembongkaran untuk rumah tersebut.
Para pemukim Israel membakar tiga kendaraan dan menuliskan slogan-slogan rasis di dinding beberapa rumah di desa Rantis, sebelah barat Ramallah.
Tentara Israel menangkap seorang anak Palestina dari kota Beita, sebelah selatan Nablus, dalam penggerebekan saat subuh.
Baca juga: 77 Delegasi Walk Out Sidang PBB sebelum Pidato Netanyahu, Picu Reaksi Luas








