Penasihat Mojtaba: Jika Iran Tak Bisa Lakukan Penerbangan, maka Tak Ada Pihak Lain yang Bisa Terbang
Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Mohammad Mokhber menyatakan jika Iran tidak dapat melakukan penerbangan dan menerima layanan bandara, maka tidak ada pihak lain di kawasan ini yang dapat melakukan penerbangan ke negara mereka. Peringatan itu dilaporkan kantor berita Iran, Nour News.
Sebelumnya, kami melaporkan Bandara Internasional Najaf di Irak telah menangguhkan penerbangan dari dan ke Iran.
Adapun Uni Emirat Arab telah menghentikan penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan Iran sebagai bentuk kepatuhan terhadap sanksi Amerika Serikat.
Menurut pihak manajemen, bandara tersebut menghentikan seluruh penerbangan dari dan ke Iran mulai pukul 02.00 dini hari pada hari Jumat (pukul 23.00 GMT hari Kamis) hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Saat Banyak Negara NATO Tak Mau Berkonflik dengan Rusia, Kenapa Inggris Tetap Bantu Ukraina?
Sementara itu, Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran, mengatakan "musuh-musuh" negara itu "menyerang dengan kekuatan penuh" selama masa perang."Namun, berkat berkah dari para syuhada, Imam kita yang telah gugur sebagai syahid, serta tekad dan semangat angkatan bersenjata dan rakyat kita yang tercinta, kita berhasil memberikan pelajaran berharga kepada musuh," ujarnya dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Mehr.
Dia menjelaskan, "Kami berharap melalui doa tulus dari keluarga mulia para syuhada, kohesi dan persatuan bangsa akan semakin kuat dari hari ke hari."
"Atas izin Tuhan dan di bawah kepemimpinan Pemimpin Tertinggi, bangsa ini akan mengatasi berbagai bahaya dan hasutan yang ada," pungkasnya.
Baca juga: 77 Delegasi Walk Out Sidang PBB sebelum Pidato Netanyahu, Picu Reaksi Luas








