IHSG Terperosok Makin Dalam di Awal Pekan Sentuh 6.384, Transaksi Cetak Rp11,8 Triliun
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG awal pekan terperosok semakin dalam pada penutupan perdagangan, Senin (21/9/2026), usaI terkoreksi 0,88 ke level 6.384. Diketahui pada sesi pembukaan, indeks sempat berlari di zona hijau atau tepatnya pada posisi 6.446.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.451 dan terendah di 6.381.Hingga penutupan IHSG, volume transaksi mencapai 26 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp11,8 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,8 juta kali transaksi.
Sementara kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp11,1 triliun. Dam dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 294 saham menguat, kemudian 372 emiten melemah, dan 297 saham lainnya stagnan.
Baca Juga: IHSG Bergerak Volatil, Sempat Naik ke 6.451 lalu Turun ke 6.408
Dari sisi tiga besar top gainers, Cipta Selera Murni (CSMI) memimpin setelah melonjak 34,48. Posisi berikutnya ditempati Triniti Dinamik (TRUE) yang naik 34,33, serta Bumi Benowo Sukses Sejahtera (BBSS) yang menguat 29,11.
Di sisi lain, tiga saham top losers dipimpin Fortune Indonesia (FORU) yang turun 14,95. Disusul Kedaung Indah Can (KICI) melemah 14,77, serta Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF (XBID) yang turun 12,12.
Baca Juga: IHSG Sepekan Ambruk 1,43, Kapitalisasi Pasar Tergerus Jadi Rp11.446 Triliun
Secara sektoral sektor energi turun 0,93, sektor non siklikal turun 0,94, serts sektor siklikal melemah 0,45. Selanjutnya sektor keuangan juga terkoreksi 0,36, ditambah sektor infrastruktur turun 1,38.
Sedangkan sektor properti berada di zona hijau. Sektor bahan baku turun 0,88, dan sektor transportasi naik 0,55. Sementara itu sektor industri turun 0,82, sektor teknologi tergelincir 0,10, serta sektor kesehatan naik 0,21.









