Rangkaian Ancaman Bom Teror Penerbangan Eropa, Jet Tempur Dikerahkan
WARSAWA - Empat penerbangan di Eropa menjadi sasaran ancaman bom, yang menyebabkan penutupan sementara salah satu bandara di Warsawa. Namun, seluruh pesawat berhasil mendarat dengan selamat dan tidak ditemukan bahan peledak, ungkap pihak berwenang.
Dua peringatan bom ditujukan pada penerbangan yang menuju ibu kota Polandia, Warsawa, termasuk penerbangan SAS Scandinavian Airlines dari Kopenhagen dan satu penerbangan dari Bandara Heathrow, London, yang dioperasikan oleh maskapai Polandia, LOT, pada Selasa, (3/11/2026).
Dalam insiden ketiga, operator bandara Spanyol, Aena, mengonfirmasi bahwa protokol darurat telah diaktifkan "akibat adanya ancaman bom" pada penerbangan Ryanair dari Manchester, Inggris, menuju Murcia di Spanyol tenggara.
Sementara itu, sebuah penerbangan Wizz Air dari Bergamo, Italia, diperiksa setelah mendarat pada pukul 09.10 GMT di Sofia, ibu kota Bulgaria, menurut juru bicara Kementerian Dalam Negeri Bulgaria.
Pengerahan jet tempur
Rentetan insiden ini terjadi menyusul pengerahan jet tempur pada hari Senin, ketika sebuah penerbangan Wizz Air dari Bandara Luton, London, menuju Sofia dialihkan rutenya akibat ancaman bom, sehingga pesawat tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat di Budapest.
Penerbangan Ryanair pada Selasa mendarat dengan lancar di Murcia, dan prosedur darurat dihentikan setelah dilakukan pemeriksaan oleh Garda Sipil Spanyol.
Scandinavian Airlines menyatakan dapat "mengonfirmasi adanya ancaman terhadap penerbangan SK751 rute Kopenhagen–Warsawa".
"Pesawat mendarat dengan normal di Warsawa, dan para penumpang telah turun."
Pesawat tersebut tiba di Bandara Chopin, Warsawa, yang sempat menutup satu landasan pacu untuk pemeriksaan keamanan; namun, tidak ditemukan bahan peledak apa pun.
Penerbangan LOT, yang sedianya juga dijadwalkan tiba di Bandara Chopin, dialihkan ke bandara lain di ibu kota Polandia tersebut, yakni Bandara Modlin, Warsawa.
Pemeriksaan keamanan
Pihak berwenang sempat menutup bandara tersebut menyusul adanya peringatan, namun pesawat Boeing 737 MAX itu tetap berhasil mendarat dengan aman.
"Para penumpang dievakuasi dan pesawat menjalani pemeriksaan keamanan. Tidak ditemukan apa pun," ujar juru bicara Bandara Modlin, Adam Szablowski.
"Bandara telah dibuka kembali dan beroperasi secara normal."
Menteri Pertahanan Hungaria, Romulusz Ruszin-Szendi, menyampaikan melalui Facebook bahwa pada hari Senin, layanan siaga pertahanan udara NATO telah mengeluarkan peringatan terkait penerbangan Wizz Air dari Luton.
"Jet tempur Gripen milik Angkatan Pertahanan Hungaria segera mengudara dalam hitungan menit dan memastikan pesawat penumpang tersebut mendarat dengan aman di Budapest," ungkapnya.
Pada tanggal 18 Oktober, sebuah ancaman bom menyebabkan penerbangan Austrian Airlines dari Tel Aviv menuju Wina harus dialihkan ke Bulgaria.
Tidak ditemukan bahan peledak apa pun.










