Refly Ungkap Perbedaan Keterangan Kelulusan Gibran dari Kemendikbud, KPU, dan Setneg
Pengacara Denny Indrayana, Refly Harun, mengungkap kejanggalan data riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang ada di Surat Keterangan (SK) penyetaraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan portofolio yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Sekretariat Negara (Setneg).
Hal itu diungkapkan Refly dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Babak Baru MK, Pembuktian Ijazah Gibran' di iNews, Selasa (29/9/2026). Mulanya, Refly memperlihatkan SK Kemendikbud yang menerangkan Gibran telah menyelesaikan pendidikan "Grade 12" di UTS Insearch, Sydney, Australia 2006.
"Kenapa di-mention hanya Grade 12? Con-this is the question. Karena kata Pak Jokowi 3 tahun tadi dia di UTS Insearch, 2004–2007. Why hanya 2006 yang di-mention? Con- this is the question. Ya kan? Ini pertanyaan besar," kata Refly.
Baca juga: Hari Ini MK Gelar Sidang Pembuktian PHPU Syarat Pendidikan Gibran
Kemudian, Refly menampilkan daftar riwayat pendidikan Gibran yang dirilis KPU. Refly pun menyinggung keterangan kelulusan Gibran di UTS Insearch pada 2007."Kemudian SMA UTS Insearch 2004–2007, oke? Udah tidak konsisten tadi 2006. Kalau dikatakan dia 2007 selesai, it's okay. Berarti kan ujungnya doang, tapi ini ujungnya pun tidak konsisten, ya," terang Refly.
Kemudian, Refly juga menampilkan portofolio Gibran yang dirilis di situs Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Anda tidak bisa mengatakan ini adalah website abal-abal. Ini website resmi juga, sama seperti KPU. Tidak mungkin juga dia membuat biografi atau riwayat pendidikan wakil presiden salah-salah," kata Refly.
Lihat video: DENNY INDRAYANA MINTA GIBRAN KLARIFIKASI RIWAYAT PENDIDIKAN
Dalam portofolio itu, Refly berkata, Gibran justru lulus di UTS Insearch pada 2007-2010 dan menyelesaikan pendidikan di Management Development Institute of Singapore (MDIS) pada 2004-2007."Yang ini terbalik. 2004–2007 itu adalah di MDIS-nya, Management Development Institute of Singapore, oke. 2007–2010 which is angka baru, kemudian Insearch di University of Technology Sydney, UTS Insearch Australia," terang Refly.
"Nah, itu yang saya katakan ada inkonsistensi informasi di sini. Makanya kemudian sampai hari ini, sampai detik ini, kami tidak menemukan ada yang membantah dan bisa menunjukkan dokumen bahwa Gibran itu punya certificate, diploma, tanda tamat belajar yang mengatakan bahwa itu setara SMA di Indonesia. Nggak ada! Baik dari UTS maupun MDIS," pungkas Refly.










