Pilkades Berujung Duka, Ketua BPD Kalirandu Pemalang Tiba-Tiba Ambruk saat Sambutan

Pilkades Berujung Duka, Ketua BPD Kalirandu Pemalang Tiba-Tiba Ambruk saat Sambutan

Nasional | inews | Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:47
share

PEMALANG, iNews.id - Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kalirandu, Wahyudi (60), meninggal dunia setelah tiba-tiba terjatuh saat menyampaikan sambutan dalam acara pemilihan kepala desa (Pilkades), Kamis (29/10/2026). Peristiwa tersebut terjadi di Balai Desa Kalirandu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, saat kegiatan penyampaian visi dan misi serta pengambilan nomor urut calon kepala desa berlangsung.

Wahyudi awalnya menyampaikan sambutan di hadapan para calon kepala desa dan masyarakat yang hadir. Namun, di tengah sambutannya, dia tiba-tiba terjatuh hingga tidak sadarkan diri.

Camat Petarukan, Muhibin mengatakan, Wahyudi sempat terjatuh saat menyampaikan sambutan sebagai Ketua BPD. “Jadi itu kan acara visi misi di kalirandu, mulai dari sambutan panitia terus sambutan BPD, lha pas sambutan BPD beliau lagi menyambut, kemudian jatuh, tak sadarkan diri,” kata Muhibin.

Setelah kejadian itu, Wahyudi segera dibawa ke RS Siaga Medika Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis. Dia sempat dirawat di ruang ICU, tetapi nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.39 WIB.

Menurutnya, Wahyudi tidak menunjukkan tanda-tanda sakit sebelum kejadian tersebut. Meski demikian, penyebab pasti meninggalnya Ketua BPD Kalirandu itu belum diketahui.

“Langsung dibawa ke rumah sakit, ke ICU dan akhirnya meninggal. Jadi enggak ada tanda-tanda dari awal sakita atau apa, enggak ada,” ucapnya dikutip dari iNews Pemalang.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat empat calon kepala desa Kalirandu yang mengikuti penyampaian visi dan misi serta pengambilan nomor urut, yakni Nuryadi, Tabi'in, Tarjo, dan Nedi.

Peristiwa tersebut membuat kegiatan Pilkades Kalirandu diwarnai kabar duka. Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab meninggalnya Wahyudi.

Topik Menarik