Menlu Ungkap Alasan RI Ajukan Menkes Budi Gunadi Jadi Calon Dirjen WHO

Menlu Ungkap Alasan RI Ajukan Menkes Budi Gunadi Jadi Calon Dirjen WHO

Terkini | inews | Senin, 12 Oktober 2026 - 22:22
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir, mengungkapkan tujuan pencalonan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk periode 2027-2032.  Dia menjelaskan, walaupun Menlu telah berganti, tetapi semangat Indonesia tetap berada di jalan yang sama.

Hal itu dibuktikan dengan upaya pencalonan Indonesia sebagai anggota tak tetap Dewan Keamanan PBB dan Direktur Jenderal WHO.

"Semangat yang sama mendasari pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029-2030," ujar Arrmanatha di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).

Ke depan, Indonesia akan mendorong Dewan Keamanan PBB agar tampil lebih efektif, representatif, transparan dan demokratis dalam merespons berbagai krisis geopolitik internasional.

Menurutnya hal ini, sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pencalonan Menkes Budi Gunadi Sadikin sebagai Dirjen WHO, yakni untuk memperkuat tata kelola kesehatan global yang lebih berkeadilan kepada negara-negara berkembang. 

​"Begitu pula pencalonan Menteri Kesehatan kita sebagai Direktur Jenderal WHO, demi arsitektur kesehatan global yang lebih adil bagi negara berkembang," ujarnya. 

Dia menuturkan, hal tersebut akan terus diperjuangkan lewat strategi grouping seperti G20, BRICS, MIKTA, OKI, APEC, dan D8 sehingga isu-isu prioritas negara berkembang dapat terus dibahas. 

Untuk menjadi Dirjen WHO, Budi bakal bersaing dengan tiga kandidat lainnya yang diajukan dari masing-masing negara. Mereka yaitu Hanan Mohammed Al-Kuwari yang diusulkan Qatar, Hanan Balkhy usulan Arab Saudi, dan Hans Henri P Kluge yang diajukan Belgia.

Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin mengungkap Presiden Prabowo Subianto mencalonkan dirinya sebagai Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) periode 2027-2032. Budi pun mengaku siap menjalankan amanat tersebut sebaik-baiknya.

"Itu kan amanah dari Bapak Presiden. Jadi pastilah saya akan kerja buat Bapak Presiden, apa pun tugas dari Beliau akan kita jalankan dengan sebaik-baiknya," kata Budi kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).

Budi menyebut Indonesia selama ini belum pernah memiliki perwakilan resmi yang duduk sebagai pimpinan lembaga dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Presiden Prabowo.

Topik Menarik