Makin Tajir! Kekayaan Mark Zuckerberg Melesat Jadi Rp4.518 Triliun gegara Muse
CALIFORNIA, iNews.id - Kekayaan pendiri Meta Platforms, Mark Zuckerberg melonjak 25 miliar dolar AS atau setara Rp445,4 triliun (kurs Rp17.816 per dolar AS) dalam sehari. Kenaikan ini terjadi setelah saham Meta melesat hampir 12 persen pada perdagangan, Senin (21/9/2026).
Melansir Forbes, kenaikan harga saham Meta didorong oleh kenaikan target harga saham oleh Wells Fargo serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap Muse, asisten kecerdasan buatan (AI) otonom baru milik Meta.
Berdasarkan data Forbes, kekayaan Zuckerberg diperkirakan mencapai 253,6 miliar dolar AS atau setara Rp4.518 triliun. Dia kini menempati posisi keenam dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes.
Kenaikan kekayaan Zuckerberg bahkan melampaui seluruh pergerakan kekayaan miliarder yang masuk 10 besar Forbes pada hari tersebut. Elon Musk, yang berada di posisi pertama, tercatat mengalami kenaikan kekayaan sekitar 12 miliar dolar AS.
Saham Meta menguat setelah Wells Fargo meningkatkan target harga saham perusahaan dari 640 dolar AS menjadi 796 dolar AS. Wells Fargo juga mempertahankan rekomendasi overweight menjelang konferensi Meta Connect yang digelar pada 23-24 September 2026.
Salah satu hal yang menjadi perhatian investor adalah perkembangan penggunaan Muse. Meta meluncurkan asisten AI otonom tersebut pada awal September dan membekalinya dengan kemampuan seperti memesan perjalanan, mengirim email hingga mengelola perangkat rumah yang terhubung.
Zuckerberg menyebut Muse sebagai salah satu langkah menuju pengembangan 'personal superintelligence' yang dapat digunakan di berbagai platform Meta.
Meta Connect 2026 diperkirakan akan menyoroti pergeseran strategi perusahaan dari virtual reality menuju AI, perangkat lunak berbasis agen dan perangkat wearable pintar. Meta juga dikabarkan akan memperkenalkan kacamata pintar baru tanpa kamera bawaan serta menghadirkan pembaruan untuk Muse.
Meta telah mengembangkan bisnis AI selama lebih dari satu dekade. Perusahaan meluncurkan Facebook AI Research (FAIR) pada 2013 dan memperkenalkan model bahasa besar Llama pada 2023 sebagai pesaing ChatGPT.
Tahun lalu, Meta mengintegrasikan model AI ke dalam WhatsApp, Instagram, Messenger dan Facebook. Zuckerberg juga telah berkomitmen menggelontorkan puluhan miliar dolar AS untuk membeli chip komputasi AI dari Nvidia sekaligus mengembangkan chip khusus milik Meta.
Zuckerberg mendirikan Facebook ketika berusia 19 tahun sebagai platform bagi mahasiswa untuk mencocokkan nama dengan foto teman sekelas. Perusahaan tersebut melantai di bursa pada 2012, sementara Zuckerberg kini memiliki sekitar 13 persen saham Meta.










