Pesawat Learjet Jatuh di Dekat Kediaman Trump, 9 Orang Tewas
Sembilan orang tewas setelah sebuah pesawat Learjet jatuh dan menghantam kawasan permukiman di Florida selatan, Amerika Serikat (AS), Minggu waktu setempat. Lokasi kecelakaan ini hanya berjarak beberapa kilometer dari Mar-a-Lago, kediaman sekaligus resor milik Presiden Donald Trump.
Sejumlah video yang beredar di media sosial, namun belum bisa diverifikasi, memperlihatkan detik-detik kecelakaan maut tersebut. Pesawat tampak menukik hampir secara vertikal dengan kecepatan tinggi sebelum menghantam tanah dan memicu bola api besar.
Baca Juga: Trump Ancam Serang Iran dalam 10 Menit, Sedangkan Mojtaba Perluas Target AS-Israel
Kecelakaan itu meninggalkan kawah yang terbakar di dekat jalan raya yang ramai dilalui kendaraan.
"Kecelakaan pesawat yang terjadi hari ini di Palm Beach County, Florida, merupakan tragedi yang mengerikan," kata Menteri Transportasi AS Sean Duffy dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip AFP, Senin (2/11/2026).Maskapai Israel El Al Batalkan Penerbangan Evakuasi dari Dubai setelah UEA Cabut Izin Pendaratan
Dia mengonfirmasi bahwa sembilan orang yang tewas adalah orang-orang yang berada di dalam pesawat tersebut.Duffy mengatakan pesawat jenis Learjet 60 tersebut lepas landas dari Austin, Texas, dan sedang menuju Bahama.
Kecelakaan terjadi di dekat Cresthaven, sebuah kawasan permukiman di Palm Beach County yang berjarak kurang dari tujuh mil (11 kilometer) dari Mar-a-Lago.
Trump sendiri berada di Mar-a-Lago pada hari Minggu. Dia kemudian bertolak dari bandara terdekat yang baru saja berganti nama menjadi Bandara Internasional Presiden Donald J Trump, tidak lama setelah menaiki pesawat kepresidenan Air Force One pada pukul 11.55 waktu setempat.
Keberangkatan Trump berlangsung sekitar satu jam sebelum pesawat Learjet tersebut jatuh.
Badai dilaporkan terjadi di kawasan tersebut. Trump bahkan terlihat membawa payung ketika menaiki Air Force One.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya bersama Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) akan menyelidiki kecelakaan tersebut.









