Maskapai Israel El Al Batalkan Penerbangan Evakuasi dari Dubai setelah UEA Cabut Izin Pendaratan

Maskapai Israel El Al Batalkan Penerbangan Evakuasi dari Dubai setelah UEA Cabut Izin Pendaratan

Global | sindonews | Jum'at, 2 Oktober 2026 - 20:31
share

Maskapai nasional Israel, El Al, pada hari Jumat (2/10/2026) mengumumkan pembatalan penerbangan yang dijadwalkan untuk memulangkan warga Israel dari Dubai. Pembatalan itu setelah Uni Emirat Arab (UEA) mencabut izin pendaratan bagi maskapai Israel.

"Akibat pembatalan izin bagi perusahaan Israel untuk mendarat di Dubai—seperti yang dilaporkan oleh otoritas Israel—kami terpaksa membatalkan penerbangan evakuasi kami untuk sementara waktu... yang dijadwalkan besok, Jumat, 2 Oktober," ungkap maskapai tersebut melalui Facebook.

El Al menyatakan pihaknya tetap siap sepenuhnya untuk mengoperasikan penerbangan sewaan (charter) ke Dubai guna memulangkan warga Israel segera setelah izin resmi diterima.

Maskapai tersebut menambahkan, penerbangan yang dijadwalkan pada hari Minggu, Senin, Rabu, dan Kamis mendatang tetap tercantum dalam jadwal, namun seluruh kursinya sudah terpesan penuh.

El Al tidak menjelaskan alasan pencabutan izin pendaratan tersebut, dan belum ada klarifikasi resmi segera dari pihak berwenang UEA.Saluran televisi Israel, Channel 7, melaporkan pengumuman tersebut menyusul keputusan mendadak UEA untuk mencabut izin pendaratan bagi penerbangan evakuasi itu.

Maskapai-maskapai Israel sebelumnya telah mempersiapkan penerbangan khusus untuk memulangkan warga Israel yang terlantar setelah flydubai menangguhkan layanan akibat insiden pada hari Rabu dalam penerbangan dari Dubai ke Tel Aviv.

Otoritas Israel menyatakan dalam insiden tersebut, kopilot flydubai menikam kapten pesawat dan mencoba menjatuhkan pesawat sebelum penumpang serta awak kabin berhasil melumpuhkannya.

Pesawat tersebut kemudian melakukan pendaratan darurat di kota Tabuk, Arab Saudi.

Pihak berwenang UEA memerintahkan penyelidikan untuk mengungkap situasi dan motif di balik insiden tersebut. Flydubai mengimbau agar tidak ada spekulasi yang beredar.Perjalanan udara antara Israel dan UEA sempat terganggu dalam beberapa bulan terakhir akibat serangan Israel terhadap Iran.

Israel dan UEA menjalin hubungan diplomatik pada tahun 2020 berdasarkan kesepakatan normalisasi yang ditengahi Amerika Serikat.

Baca juga: Iran Terima Respons AS soal Usulan Pembukaan Lagi Selat Hormuz

Topik Menarik