Serangan Iran Sebabkan Kerusakan Senilai Rp3,3 Triliun pada Fasilitas AS di Teluk

Serangan Iran Sebabkan Kerusakan Senilai Rp3,3 Triliun pada Fasilitas AS di Teluk

Global | sindonews | Selasa, 15 September 2026 - 22:07
share

Serangan Iran menyebabkan kerusakan yang diperkirakan bernilai USD184 juta (Rp3,3 triliun) pada fasilitas diplomatik Amerika Serikat di empat negara Teluk. Data itu menurut laporan inspektur jenderal Pentagon.

Laporan yang diterbitkan oleh The Hill tersebut menyebutkan kerusakan terjadi pada fasilitas AS di Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Ini adalah laporan pertama yang dikeluarkan kantor inspektur jenderal sejak Amerika Serikat dan Israel memulai perang pada akhir Februari.

Irak mengalami kerusakan terbesar, yakni lebih dari USD157 juta, diikuti Kuwait dengan nilai lebih dari USD14 juta dan Arab Saudi dengan sekitar USD11,5 juta.

Kerusakan pada fasilitas diplomatik AS di UEA diperkirakan mencapai sekitar USD125.000. Misi AS di Irak juga menjadi sasaran lebih dari 600 serangan Iran.Sejak dimulainya Operasi Epic Fury pada 28 Februari, pasukan Iran telah menargetkan beberapa pangkalan militer AS di kawasan Teluk, yang menyebabkan kerusakan luas pada fasilitas diplomatik dan intelijen AS.

Pentagon memperkirakan biaya perang antara 28 Februari dan 29 Juni mencapai sekitar USD33,4 miliar, namun angka tersebut tidak mencakup biaya perbaikan infrastruktur yang rusak.

Pada bulan Juli, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan kepada para senator bahwa perkiraan biaya perang dengan Iran telah mencapai USD37,5 miliar—angka yang menurut beberapa ahli masih di bawah biaya sebenarnya.

Baca juga: Iran Rilis Rencana Pertahanan Pasif untuk 3 Skenario, Termasuk Perang Skala Penuh

Topik Menarik