Polandia: NATO Bisa Kalahkan Rusia dengan Cepat, Banyak Jet Tempur Siluman F-35
Menteri Luar Negeri (Menlu) Polandia Radoslaw Sikorski mengatakan NATO bisa mengalahkan Rusia dengan cepat jika Moskow menyerang aliansi tersebut. Dia membanggakan kepemilikan aliansi, khususnya Eropa, atas jet tempur siluman F-35 sebagai kekuatan udara yang luar biasa.
Jika Rusia menyerang kami dan kami melepas sarung tangan, saya pikir kami akan mengalahkan Rusia dengan cukup cepat," katanya dalam forum tahunan Yalta European Strategy di Kyiv pada 12 September.
Baca Juga: Rusia Kerahkan 1.796 Hulu Ledak Nuklir, Level Tertinggi dalam 9 Tahun
"Kami memiliki keunggulan luar biasa atas Rusia dalam kekuatan udara. Jenderal, koreksi saya jika saya salah, tetapi jumlahnya sekitar 2.500 pesawat,” lanjut Sikorski.
“Bahkan tanpa Amerika Serikat (AS), keunggulan itu masih luar biasa. Dan saya belum memeriksa baru-baru ini berapa banyak F-35, JASSM (Joint Air-to-Surface Standoff Missile), serta seluruh kemampuan serangan jarak jauh yang kami miliki,” imbuh dia, sebagaimana dilansir The Independent, Selasa (15/9/2026).Nasib Pria Kosovo: Jadi Mata-mata CIA hingga Menyusup ke al-Qaeda, tapi Kini Bakal Diusir AS
Sikorski juga membandingkan potensi kemampuan Eropa untuk menyerang infrastruktur energi Rusia dengan kampanye Ukraina yang terus menargetkan kilang-kilang minyak Rusia.“Jika Ukraina telah melumpuhkan separuh kapasitas penyulingan minyak Rusia dalam enam bulan, kami bisa melakukannya dalam enam minggu dan menghancurkan separuh sisanya,” katanya.
Menlu Polandia itu mendesak Eropa untuk meyakinkan pemimpin Kremlin Vladimir Putin bahwa setiap agresi terhadap Eropa akan menimbulkan “harga yang sangat mahal.”
Dia mencatat bahwa jika digabungkan, anggaran pertahanan negara-negara Baltik dan Nordik bahkan melampaui anggaran pertahanan Rusia. Namun, dia mengakui bahwa Eropa masih belum memiliki kedaulatan pertahanan secara penuh.
Reaksi Kesal Rusia
Sementara itu, Rusia kesal dengan pernyataan Sikorski. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menuduh Sikorski mengalami “Russophobia of the brain” atau “Russophobia akut” dan mengeklaim bahwa Sikorski mengatakan Polandia dapat mengalahkan Rusia dengan cepat.Namun, Sikorski sebenarnya membahas kemungkinan konflik antara Rusia dan NATO, bukan perang satu lawan satu antara Polandia dan Rusia.Polandia sendiri hanya memiliki sekitar 75–80 pesawat tempur, termasuk F-16, FA-50, MiG-29 yang masih beroperasi, serta F-35 pertama yang telah diterima. Jumlah tersebut dibandingkan dengan sekitar 300 pesawat tempur yang dioperasikan Rusia.
Perkiraan Sikorski mengenai 2.500 pesawat mengacu pada gabungan kekuatan udara NATO. Sikorski juga menegaskan bahwa aliansi tersebut masih akan memiliki keunggulan atas Rusia bahkan tanpa Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Polandia meningkatkan kewaspadaan keamanannya menyusul serangan Rusia terhadap Ukraina di dekat perbatasan Polandia, termasuk serangan pada 13 September terhadap kereta penumpang di stasiun kereta Yahodyn, yang berjarak hanya beberapa kilometer dari Polandia.








