Ekspor Senjata per Kapita Israel 6 Kali Lebih Besar Dibanding AS dan 19 Kali Dibanding Rusia

Ekspor Senjata per Kapita Israel 6 Kali Lebih Besar Dibanding AS dan 19 Kali Dibanding Rusia

Global | sindonews | Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31
share

Studi baru menemukan ekspor senjata per kapita Israel pada tahun 2025 kira-kira enam kali lebih besar dibandingkan Amerika Serikat dan 19 kali lebih besar dibandingkan Rusia. Temuan ini mengungkap besarnya skala industri senjata Israel jika dibandingkan dengan jumlah penduduknya.

Studi terbaru karya penulis Palestina-Amerika, Susan Abulhawa, menemukan Israel mengekspor senjata dengan nilai setara sekitar USD263 per warga pada tahun 2025, dibandingkan dengan USD41 per orang di AS dan USD14 di Rusia.

Jika dihitung hanya berdasarkan populasi Yahudi Israel, angka tersebut naik menjadi USD340 per orang—sekitar delapan kali lipat angka AS dan 25 kali lipat angka Rusia.

Temuan ini terutama didasarkan pada data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), yang melalui Basis Data Transfer Senjata (Arms Transfers Database) memantau perdagangan senjata konvensional utama.

Meskipun AS tetap menjadi eksportir senjata terbesar dalam hal nilai absolut, Abulhawa menemukan penyesuaian data ekspor berdasarkan jumlah penduduk menghasilkan gambaran yang sangat berbeda.Israel menempati peringkat ketujuh dalam total ekspor senjata antara tahun 2020 dan 2025, di bawah AS, Prancis, Rusia, Jerman, China, dan Italia.

Namun, ketika data yang sama dibagi dengan jumlah penduduk, posisi Israel melampaui jauh setiap negara pengekspor senjata utama lainnya.

Ekspor senjata per kapitanya kira-kira 2,5 kali lipat dari Norwegia—pesaing terdekatnya—dan lebih dari tiga kali lipat dari AS.

Studi tersebut menemukan dominasi ini bukan hasil dari satu tahun yang luar biasa saja. Selama 25 tahun terakhir, Israel selalu menjadi eksportir senjata per kapita terbesar di dunia (biasanya dengan selisih yang cukup besar) atau setidaknya berada di posisi papan atas setiap tahunnya.

Jika melihat keseluruhan periode 1960–2025 yang tercakup dalam basis data tersebut, Israel juga mencatat rata-rata ekspor senjata per kapita tertinggi dibandingkan negara mana pun, dengan nilai setara USD56 per orang setiap tahunnya selama kurun waktu 65 tahun. Studi ini menemukan keunggulan Israel dibandingkan negara pengekspor senjata pesaingnya telah meningkat secara signifikan, terutama dalam satu dekade terakhir.

Abulhawa juga menganalisis ekspor senjata dikaitkan dengan besaran ekonomi nasional, yang menunjukkan betapa dalamnya perdagangan senjata tertanam dalam model ekonomi Israel.

Berdasarkan data SIPRI, nilai ekspor senjata Israel mencapai sekitar 0,25 persen dari PDB pada tahun 2023. Angka ini lebih dari tiga kali lipat proporsi serupa di Prancis dan lebih dari enam kali lipat dibandingkan Amerika Serikat.

Namun, SIPRI tidak memperhitungkan sebagian besar perdagangan Israel yang menguntungkan di sektor pesawat nirawak (drone), amunisi, senjata ringan, teknologi siber, peralatan pengawasan, serta layanan dan pelatihan.

Jika menggunakan data pemerintah yang lebih luas mengenai kontrak pertahanan, Israel mencatat kesepakatan ekspor senjata senilai USD13 miliar pada tahun 2023, yang setara dengan sekitar 2,5 persen dari PDB-nya.Menurut studi tersebut, secara proporsional, ekonomi ekspor senjata Israel sekitar delapan setengah kali lebih besar dibandingkan Amerika Serikat dan hampir sembilan kali lebih besar dibandingkan Prancis.

Angka-angka ini menunjukkan meskipun negara-negara besar memperoleh pendapatan lebih tinggi dari penjualan senjata dalam nilai absolut, tidak ada negara sebanding yang memiliki skala bisnis ekspor senjata—relatif terhadap ukuran populasi dan ekonominya—sebesar Israel.

Baca juga: Hapus Yerusalem, Israel Ganti Nama-nama Arab Bersejarah dengan Nama Ibrani

Topik Menarik