Menteri Keuangan Israel Serukan Perang di Tepi Barat Sama Seperti Gaza
Menteri Keuangan Bezalel Smotrich menyerukan agarIsrael "berperang" di Tepi Barat yang diduduki dan "melakukan hal yang sama di sana seperti yang kita lakukan di Gaza".
Ketua partai sayap kanan jauh Zionisme Religius itu dilaporkan menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah siniar Ynet News.
Smotrich mengulangi seruannya untuk membubarkan Otoritas Palestina, yang memiliki kendali terbatas di sebagian wilayah Tepi Barat. Ia juga mendesak Israel untuk mencaplok Lebanon selatan serta wilayah yang dikuasai militer di Gaza yang hancur akibat perang.
Israel akan menggelar pemilihan umum pada 27 Oktober.
Sebelumnya, Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan bahwa pasukan Israel telah menembak dan melukai seorang gadis Palestina di sebuah pos pemeriksaan di Qalandiya, Tepi Barat yang diduduki.Disebutkan bahwa tingkat keparahan luka maupun kondisi gadis tersebut belum diketahui secara pasti.
AS Siapkan 267 Jet Tempur F-15EX, Mengapa Incar Indonesia hingga Israel Jadi Calon Pembeli?
Kemudian, para pemukim Israel menyerang kota Abu Falah, di timur laut kota Ramallah, serta membakar sejumlah kendaraan dan lahan pertanian, menurut sumber-sumber lokal dan video yang diunggah secara daring.
Rekaman video yang telah diverifikasi oleh Al Jazeera memperlihatkan kobaran api di kota tersebut serta dua kendaraan yang telah hangus dibakar.
Tidak ada laporan mengenai korban luka.Aksi kekerasan massal oleh pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki telah meningkat menjelang pemilihan umum negara tersebut; PBB mencatat lebih dari 1.600 serangan oleh pemukim yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa/luka serta kerusakan properti sejak awal tahun ini.
Wafa melaporkan bahwa pasukan Israel telah memperketat pembatasan di dalam dan sekitar kota di Tepi Barat yang diduduki tersebut dengan menutup sejumlah jalan dan akses masuk.
Kantor berita itu, yang mengutip sumber-sumber lokal, menyatakan bahwa pasukan Israel menutup gerbang masuk ke kota Turmus Ayya, di sebelah utara Ramallah, dan "melakukan intimidasi terhadap warga". Disebutkan pula bahwa mereka menutup akses masuk ke desa-desa seperti Aboud, Nabi Saleh, Atara, dan Taybeh, serta mendirikan pos pemeriksaan militer di pintu masuk Yabroud dan Ein Sinya.
Siapa Ratko Mladic? Jagal Bosnia Pembantai 8.000 Muslim, Mati sebagai Napi Penjahat Perang
Kantor berita Wafa melaporkan bahwa otoritas Israel telah memutuskan untuk "memberlakukan penutupan menyeluruh terhadap Tepi Barat" dan menutup akses perlintasan menuju wilayah tersebut hingga hari Sabtu.
Kantor berita tersebut menyatakan bahwa langkah ini diambil sehubungan dengan hari raya Yahudi, yaitu Perayaan Pondok Daun atau Sukkot.









