Iran Seru Indonesia dan Negara-negara Muslim Terkemuka Pimpin Upaya Persatuan
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menekankan negara-negara Muslim terkemuka, termasuk Iran, Turki, Pakistan, Arab Saudi, Mesir, dan Indonesia, memikul tanggung jawab bersama untuk memupuk persatuan di seluruh dunia Islam. Pernyataan itu muncul saat pertemuan di Teheran dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi pada Rabu (12/8/2026).
Rezaei memuji pemerintah, angkatan bersenjata, dan rakyat Pakistan sebagai salah satu aset paling berharga bagi dunia Islam.
Menurut Kantor Berita Mehr, ia juga menyambut baik peran yang semakin besar dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Asim Munir dalam membentuk dinamika kawasan.
Rezaei menyatakan Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberikan perhatian khusus pada hubungan dengan Pakistan dan meyakini perdagangan bilateral antara kedua negara harus ditingkatkan berkali-kali lipat.
Ia menggambarkan hubungan Iran-Pakistan berakar pada rasa persaudaraan yang tulus dan keyakinan bersama.Dia mencatat para pemimpin kedua negara telah lama menganggap satu sama lain sebagai "kedalaman strategis" (strategic depth), istilah yang mencerminkan saling ketergantungan di masa-masa penuh tantangan regional.
Pernyataan ini menggarisbawahi pandangan Teheran yang menempatkan Islamabad sebagai mitra kunci dalam menghadapi lanskap geopolitik yang kompleks di Asia Selatan dan kawasan Timur Tengah yang lebih luas.
Menurut kantor berita resmi IRNA, Naqvi menyampaikan terima kasih kepada Presiden Pezeshkian, serta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Dalam Negeri Eskandar Momeni, atas upaya mereka dalam memperkuat hubungan bilateral.
Menteri Pakistan tersebut juga memuji solidaritas luar biasa antara rakyat Iran dan Pakistan, serta mendorong agar ikatan erat ini diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang lebih nyata dan hasil-hasil konkret.
Ia menekankan perlunya interaksi yang lebih intensif dan upaya berkelanjutan dari kedua negara untuk mencapai tujuan bersama, seraya menyatakan keyakinannya bahwa tekad para pemimpin dan pejabat kedua negara akan membantu mewujudkan tujuan-tujuan tersebut.
Baca juga: Menlu Iran Araghchi Sebut AS Salah Perhitungan akibat Intelijen yang Buruk








