Loading...
Loading…
Hungaria: Sanksi Barat ke Rusia Rugikan Eropa dan Bikin Untung AS

Hungaria: Sanksi Barat ke Rusia Rugikan Eropa dan Bikin Untung AS

Global | koran-jakarta.com | Selasa, 27 September 2022 - 09:01

Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria Peter Szijjarto menyebut Amerika Serikat (AS) meraup keuntungan dari kebijakan sanksi Uni Eropa terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina. Menurutnya, ekonomi Amerika berjaya dengan adanya berbagai sanksi tersebut, sementara ekonomi UE bergerak menuju resesi.

"Saya menganggap dialog dan negosiasi sebagai sebuah nilai, tetapi sepertinya tidak semua orang setuju dengan itu," kata Szijjarto, dalam saluran radio publik Hungaria MR1 , dikutip dari Xinhua , Senin (26/9).

"Jika kita menutup jalur komunikasi, jalur diplomatik, kita akan menyerah selamanya dan kehilangan harapan bahwa konflik ini akan berakhir," lanjutnya.

Szijjarto juga menyebut sejumlah sanksi yang dijatuhkan terhadap Rusia merugikan Eropa. Bahkan, menurutnya sanksi tersebut merupakan sebuah "kegagalan total".

Ia mengatakan, berbagai sanksi Uni Eropa (UE) yang diberlakukan sejauh ini atas konflik Rusia-Ukraina turut membuahkan dampak negatif bagi benua biru. Adapun dampaknya, seperti inflasi Eropa meroket, biaya utilitas, harga gas alam, dan harga pangan naik, dan perekonomian di benua itu memasuki resesi.

"Ini merupakan sebuah kegagalan total, karena sekarang sudah jelas bahwa sanksi-sanksi ini jauh lebih merugikan bagi Eropa dibanding Rusia sendiri dan menyebabkan kerusakan besar pada ekonomi UE," ujar Szijjarto

Szijjarto menyebut kemungkinan adanya paket sanksi kedelapan sebagai "arah yang salah," tetapi mengatakan bahwa belum ada keputusan akhir terkait masalah itu, dan bahkan proposal resminya saja belum disiapkan sejauh ini.

"Kami tidak akan memberikan persetujuan kami atas keputusan apa pun yang akan merugikan kepentingan nasional Hungaria. Keamanan pasokan energi kami tetap menjadi prioritas utama. Bagi kami, semua sanksi yang membahayakan pasokan energi kami tidak dapat diterima," tuturnya.

Original Source

Topik Menarik