Richard Lee Akhirnya Buka Suara, Bantah Semua Tudingan Doktif
Sidang kasus dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang Undang Kesehatan yang menjerat dokter kecantikan Richard Lee kembali memanas setelah Dokter Detektif (Doktif) dan mantan asistennya, Afrizal, hadir sebagai saksi pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Doktif dan Afriza melontarkan tudingan serius kepada sang dokter kecantikan, mulai dari adanya praktik oplos produk berbahaya hingga dugaan keberadaan ani-ani.
Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Richard Lee, Faizal Hafied, angkat menilai banyak kejanggalan serta kebohongan yang disampaikan di persidangan tersebut.
Faizal menyatakan bahwa pihaknya tetap berpegang teguh pada fakta hukum dan Bukti Acara Pemeriksaan (BAP). Ia menilai adanya ketidakkonsistenan dari keterangan saksi yang dihadirkan pihak Doktif.
Baca Juga : Sidang Richard Lee Memanas, Eks Asisten Ungkap Dugaan Oplos Helwa"Kami saksikan memang banyak sekali hal-hal yang janggal, ada kebohongan-kebohongan yang menurut kami demikian. Untuk membersihkan kaca yang kotor itu dibutuhkan lap yang bersih. Tidak bisa dengan kain yang kotor. Menegakkan kebenaran itu harus dilakukan dengan jalan yang benar, tidak bisa dengan cara yang salah atau ditambah rekayasa," ujar Faizal saat ditemui usai persidangan.
Terkait tuduhan mengenai produk White Tomato yang dianggap bermasalah oleh BPOM, Richard Lee memberikan pembelaan secara langsung.
Baca Juga : Eksepsi Ditolak Hakim, Richard Lee Langsung Minta Penahanannya Ditangguhkan
Ia menegaskan bahwa produk yang dipersoalkan oleh Doktif bukan berasal dari toko resminya. Richard menyebut klaim pelapor tidak berdasar karena tak ada bukti transaksi dari gerai miliknya.
"Satu hal yang pasti, pertanyaan saya dari kemarin sudah sangat fix bahwa Saksi Samira membeli dari toko lain atau bukan toko saya, yaitu Richard Shop dan juga dr. Richard Lee Shop. Itu sudah fix, bukan beli di toko saya," tegas Richard Lee.









