Kapan Waktu Terbaik untuk Tanning? Kenali Risikonya!

Kapan Waktu Terbaik untuk Tanning? Kenali Risikonya!

Gaya Hidup | okezone | Jum'at, 7 Agustus 2026 - 09:03
share

JAKARTA - Beberapa orang, khususnya perempuan, kadang memilih punya kulit lebih cokelat dengan melakukan tanning. Secara medis, memang tak ada manfaat kesehatan dari tanning. Namun, beberapa perempuan merasa kulit cokelat lebih eksotis.

Melansir Healthline, untuk mendapatkan warna kulit yang cokelat dan mengkilat tentu saja kamu harus ingat bahwa berjemur di luar ruangan, meskipun sudah memakai tabir surya (sunscreen), tetap memiliki risiko bagi kesehatan.

Kapan Waktu Terbaik untuk Berjemur?

Kalau tujuan kamu adalah membuat kulit cepat gelap dalam waktu singkat, waktu terbaiknya adalah saat sinar matahari sedang paling kuat, yaitu antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.

  • Puncak Sinar: Pada siang hari (pukul 12.00), posisi matahari ada di titik tertinggi sehingga sinar UV-nya paling kuat.
  • Wajib Pakai Sunscreen: Menurut penelitian, pemakaian tabir surya sangat penting terutama antara pukul 10 pagi hingga 2 siang.
  • Perhatikan: Kamu tetap bisa mengalami kulit terbakar (sunburn) di pagi atau sore hari. Bahkan di hari yang mendung pun, 80 persen sinar UV masih bisa menembus awan, jadi tabir surya tetap wajib dipakai.

Risiko Kesehatan dari Tanning

Meskipun berjemur sesaat bisa meningkatkan suasana hati (karena paparan vitamin D), kebiasaan ini punya efek buruk, antara lain:

  • Kanker Kulit: Paparan sinar UVA berlebih bisa merusak DNA sel kulit dan berpotensi memicu kanker kulit, terutama melanoma.
  • Dehidrasi dan Sunburn (kulit melepuh/terbakar).
  • Biang Keringat: Sering muncul di cuaca panas atau lembap saat pori-pori tersumbat.
  • Penuaan Dini: Sinar UV membuat kulit kehilangan elastisitasnya, memicu keriput lebih cepat, dan memunculkan flek hitam.
  • Kerusakan Mata: Mata juga bisa terbakar matahari. Inilah kenapa kacamata hitam anti-UV sangat penting.
  • Penurunan Sistem Imun: Sinar UV dapat menekan daya tahan tubuh, sehingga kamu lebih mudah jatuh sakit.

Tips dan Pencegahan agar Lebih Aman

Kalau kamu tetap ingin berjemur, lakukan beberapa langkah ini agar kulit tidak rusak parah:

  • Gunakan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih. Oleskan secara merata di kulit, bibir, serta punggung tangan dan kaki. Kamu butuh sekitar 30 ml (seukuran gelas shot kecil) untuk seluruh tubuh.
  • Oleskan ulang sunscreen setiap 2 jam sekali, atau setelah kamu berenang/bermain air.
  • Sering-sering ubah posisi badan (bolak-balik) agar kulit tidak terbakar di satu sisi saja.
  • Banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
  • Pakai topi dan kacamata hitam dengan perlindungan 100 persen UV.
  • Konsumsi makanan tinggi likopen (seperti pasta tomat) bisa membantu melindungi kulit, meski tabir surya tetap yang paling utama.

Pada akhirnya, tidak ada cara yang 100 persen aman untuk menggelapkan kulit. Praktik ini selalu membawa risiko kerusakan kulit.

Namun, jika kamu memang ingin melakukannya dengan cepat, waktu paling efektif adalah pukul 10 pagi hingga 4 sore. Pastikan kamu selalu terhidrasi, memakai sunscreen atau tabir surya tebal, dan rutin membolak-balikkan badan.

Topik Menarik