Novo Nordisk Indonesia Perkuat Inklusivitas, 56 Posisi Manajemen Diisi Perempuan
Novo Nordisk Indonesia memperkuat inklusivitas di lingkungan kerja dengan meningkatkan peran perempuan dalam kepemimpinan perusahaan, yang tercermin dari komposisi 56 perempuan dalam Management Team per September 2026. Perusahaan juga mempertahankan predikat Best Place to Work selama lima tahun berturut-turut pada 2021-2025 serta kembali meraih Best Place to Work for Women pada 2025.
"Sebagai perusahaan healthcare yang berfokus pada penanganan obesitas dan diabetes, pekerjaan yang dilakukan setiap karyawan Novo Nordisk terhubung dengan misi besar, yaitu membantu jutaan masyarakat Indonesia yang hidup dengan obesitas dan diabetes, sambil berkembang dan mencapai potensi terbaiknya," ujar People & Organisation Associate Director Novo Nordisk Indonesia Adhika Widya Sena dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).
Baca Juga:Obesitas Jadi Pasar Menggiurkan, BPOM-Novo Nordisk Ingatkan Bahaya Pelangsing Instan
Komposisi tersebut juga tercermin dalam jalur pengembangan karier, dengan perempuan mencapai 57 dari kandidat pada jalur karier tingkat manajer. Perusahaan menyatakan proporsi perempuan yang dipetakan sebagai kandidat penerus potensial juga terus meningkat dari tahun ke tahun.
Novo Nordisk Indonesia membangun budaya kerja berdasarkan The Novo Nordisk Way yang mengedepankan keterbukaan (openness), pemberdayaan (empowerment), dan rasa memiliki (sense of belonging). Implementasinya antara lain melalui All-In Ambassador yang membuka ruang dialog dua arah antara karyawan dan pimpinan serta kebijakan maternity leave, paternity leave, dan caregiver leave untuk mendukung keseimbangan kehidupan personal dan profesional.
Pendekatan tersebut sejalan dengan perubahan ekspektasi tenaga kerja. Deloitte Global Gen Z & Millennial Survey 2025 menunjukkan generasi muda semakin mempertimbangkan aspek keamanan finansial (money), makna pekerjaan (meaning), dan kesejahteraan (well-being) dalam menentukan pilihan karier, dengan hampir sembilan dari 10 responden menyebut pekerjaan yang memiliki tujuan (purpose) sebagai faktor penting bagi kepuasan kerja dan kesejahteraan.Dari sisi pengembangan talenta, Novo Nordisk Indonesia menerapkan prinsip pengembangan holistik 70:20:10, yakni 70 pembelajaran melalui pengalaman langsung, 20 melalui interaksi dengan rekan dan pemimpin, serta 10 melalui pelatihan formal. Program seperti STEP dan global mobility assignment memberikan kesempatan kepada karyawan untuk menangani persoalan bisnis nyata, bekerja lintas fungsi, serta memperluas kapabilitas dan jaringan.Menurut Adhika, lingkungan kerja yang inklusif dan memberi ruang pengembangan menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan perusahaan untuk terus beradaptasi sekaligus mencapai tujuan bisnis dan sosial.
Baca Juga:AI Makin Berperan dalam Penemuan Obat, Bisa Pangkas Waktu Riset hingga Uji Klinis
Selain pengembangan SDM, perusahaan mengaitkan kontribusi karyawan dengan misi memperluas akses perawatan obesitas dan diabetes di Indonesia. Perusahaan menyebut sejumlah inisiatif yang dilakukan, antara lain penyediaan terapi GLP-1 untuk obesitas serta pengembangan kanal informasi dan dukungan pasien melalui kampanye “Harapan yang Meringankan”.
"Dunia kerja akan terus berubah, begitu pula kebutuhan pasien dan komunitas yang kami dukung. Karena itu, kami berkomitmen terus mendengarkan, belajar, dan tumbuh bersama karyawan kami," kata Adhika.









