Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut perang Iran hanya masalah kecil bagi AS. Pernyataan itu disampaikan Trump setelah perang AS-Iran berlangsung 6 bulan lebih, dari perkiraan awalnya hanya 6 pekan.
"Banyak orang tidak menyebutnya sebagai perang. Saya menyebutnya konflik militer karena itu masalah kecil bagi kita. Ini bukan masalah besar. Kita sudah menangani Venezuela, dan kita sudah menangani ini," kata Trump, saat ditanya wartawan mengenai komentar Wakil Presiden JD Vance yang menyebut konflik dengan Iran bukanlah perang.
Pernyataan dua pimpinan tertinggi pemerintah AS itu menunjukkan adanya perbedaan pandangan mereka mengenai konflik melawan Iran yang pecah sejak 28 Februari.
Vance pada Kamis (4/9/2026) mengatakan, situasi di sekitar Iran bukan perang karena tidak ada aksi militer aktif. Serangan yang terjadi pun, seperti pada 30 Agustus dan 2 September, bersifat sporadis, bukan berkelanjutan.
Sementara itu Trump juga menyalahkan Partai Demokrat yang menginginkan perang disudahi sebelum waktunya.
"Kaum kiri radikal gila, Demokrat, dan komunis lebih memilih kita kalah dalam perang di Iran, ketimbang Presiden Donald J Trump memenangkan perang," tulis Trump, di akun Truth Social.
Militer AS pada Rabu lalu melancarkan serangkaian serangan besar-besaran terbaru terhadap beberapa target Iran di Selat Hormuz.
Komando Pusat (Centcom) AS menyatakan, serangan tersebut menargetkan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, stasiun radar, aset angkatan laut, dan fasilitas komunikasi. Namun salah satu serangan menargetkan sebuah rumah yang menggelar pesta pernikahan.
Iran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah, yakni Yordania, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Irak.









