Memperkuat Efisiensi dan Daya Saing Industri lewat Inovasi Chip Dalam Negeri

Memperkuat Efisiensi dan Daya Saing Industri lewat Inovasi Chip Dalam Negeri

Ekonomi | sindonews | Minggu, 8 November 2026 - 11:54
share

Pengembangan industri semikonduktor di Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama terkait keterbatasan kapasitas pengembangan desain chip dalam negeri serta ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki keahlian khusus di bidang tersebut. Di tengah meningkatnya kebutuhan teknologi chip untuk mendukung berbagai sektor industri dan layanan digital, penguatan kapabilitas nasional menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap teknologi luar negeri. Menjawab tantangan tersebut, PERURI mengangkat pengembangan teknologi semikonduktor sebagai salah satu pembahasan utama dalam PERURI Digital Summit 2026 yang diselenggarakan pada 21–22 Oktober lalu di Taman Kota PERURI, Jakarta Selatan.

Mengusung tema Building Technology of the Future, PERURI Digital Summit 2026 menghadirkan ruang diskusi dan pembelajaran yang mempertemukan akademisi, praktisi industri, serta pemangku kepentingan untuk membahas peluang dan tantangan pengembangan teknologi chip nasional. Pembahasan tidak hanya menyoroti pentingnya penguasaan teknologi semikonduktor, tetapi juga mencakup kesiapan infrastruktur, pengembangan keahlian desain chip, serta kolaborasi lintas sektor dalam mendorong inovasi yang dapat dikembangkan menjadi solusi teknologi dalam negeri.

Direktur Digital Business PERURI, Edwin Purwandesi, menyampaikan bahwa penguatan kapabilitas semikonduktor nasional memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari industri, perguruan tinggi, hingga talenta teknologi Indonesia. Melalui kolaborasi dan pengembangan kompetensi, PERURI berupaya mendukung terciptanya peluang yang lebih luas bagi Indonesia untuk mengambil peran dalam pengembangan teknologi chip.

“Pengembangan teknologi semikonduktor merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi nasional. Upaya ini tidak hanya membutuhkan penguasaan teknologi, tetapi juga dukungan kapabilitas sumber daya manusia, infrastruktur pengembangan, serta kolaborasi yang berkelanjutan antara industri dan akademisi,” ujar Edwin.

Sebagai bagian dari langkah konkret tersebut, Adi Saputra dari PERURI melalui sesi masterclass semikonduktor memaparkan pengembangan teknologi chip nasional melalui inisiatif Sandbox Chip Merah Putih. Dalam paparannya, Adi menjelaskan pendekatan pengembangan chip secara bertahap, mulai dari pembuatan rancangan awal, pengujian dan validasi teknologi, hingga persiapan menuju produksi dalam skala industri. Pengembangan tersebut turut didukung oleh pemanfaatan teknologi Agentic AI, perangkat open-source, serta pendekatan kolaboratif untuk membantu mempercepat proses perancangan dan pengujian chip.Untuk memperluas akses pembelajaran dan pengembangan kompetensi desain chip, PERURI juga menghadirkan platform chip.peruri.co.id yang memungkinkan pengguna mempelajari, merancang, dan menguji sirkuit digital secara langsung melalui browser. Platform ini menjadi salah satu sarana untuk membuka kesempatan bagi mahasiswa, akademisi, dan talenta teknologi dalam mengembangkan keterampilan desain chip sekaligus mendorong keterlibatan lebih luas dalam ekosistem semikonduktor nasional.

Pembahasan tersebut turut diperkuat oleh Eko Fajar N. yang memaparkan berbagai pertimbangan dalam pemilihan arsitektur prosesor untuk pengembangan desain chip, mulai dari aspek kinerja, efisiensi daya, hingga keselarasan dengan kebutuhan penerapannya. Perspektif ini memberikan pemahaman bahwa pemilihan arsitektur yang tepat menjadi salah satu aspek penting dalam menghasilkan rancangan chip yang efisien dan mampu menjawab kebutuhan industri.

Melalui PERURI Digital Summit 2026, PERURI menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem semikonduktor nasional melalui berbagai inisiatif teknologi dan pemberdayaan talenta muda. Upaya ini diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi chip karya anak bangsa sekaligus memperkuat kemandirian teknologi nasional sebagai bagian dari langkah menuju kedaulatan digital Indonesia.

Topik Menarik