Suhendra Wiriadinata Didapuk Jadi Ketua APKI Periode 2026-2031
Kongres Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) 2026 menetapkan Suhendra Wiriadinata sebagai Ketua Umum dan Ngakan Timur Antara sebagai Ketua Dewan Pengawas untuk periode 2026–2031. Pemilihan itu dilakukan pada hari kedua kongres di Jakarta, Rabu (4/11) sebagai momentum penguatan kepemimpinan dan arah strategis industri pulp dan kertas nasional.
"Saya menerima amanah ini dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati, disertai kesadaran bahwa kepercayaan ini membawa tanggung jawab besar untuk melayani anggota dan memajukan organisasi," ujar Suhendra Wiriadinata dalam sambutannya.
Baca Juga:Pemerintah dan APKI Perkuat Sinergi Dorong Daya Saing Industri Pulp dan Kertas
Suhendra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan anggota APKI dan menegaskan bahwa amanah tersebut harus diterjemahkan menjadi upaya nyata untuk memperjuangkan kepentingan anggota serta mendorong kemajuan industri pulp dan kertas Indonesia.
Menghadapi dinamika pasar global, perubahan kebijakan perdagangan, dan meningkatnya tuntutan keberlanjutan, ia mengusung kepemimpinan yang progresif, kuat dalam menyuarakan kepentingan industri, serta mengedepankan kebersamaan. Suhendra juga berkomitmen menjalankan kepengurusan yang terbuka, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kebutuhan anggota melalui program kerja yang jelas, pelaksanaan konsisten, serta evaluasi bersama.
Ia menambahkan APKI perlu lebih responsif terhadap kebutuhan anggota sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan industri. Kepengurusan baru tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar.
Sementara, Ketua Dewan Pengawas terpilih Ngakan Timur Antara berterima kasih atas kepercayaan anggota untuk mengemban amanah selama lima tahun ke depan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Dewan Pengawas, Dewan Pengurus, dan Dewan Penasihat agar seluruh unsur organisasi dapat menjalankan perannya secara efektif dan saling mendukung.
Baca Juga:Menperin Sebut Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Bukan Kontraksi
Menurut Ngakan, Dewan Pengawas akan menjalankan fungsi pengawasan secara independen, objektif, dan konstruktif. Pengawasan itu tidak hanya memastikan tata kelola organisasi berjalan baik, tetapi juga memberikan masukan yang bermanfaat bagi pengurus dan seluruh anggota.
Kongres APKI 2026 berlangsung pada 3–4 November dengan tema "Membangun Industri Pulp dan Kertas yang Tangguh dan Berdaya Saing di Tengah Dinamika Global". Melalui kepengurusan periode 2026–2031, APKI diharapkan mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan, memperkuat komunikasi internal, serta meningkatkan transparansi dan kolaborasi antarjajaran organisasi.










