Ruben Onsu Siapkan Bukti Tambahan soal Video Call yang Diunggah Sarwendah

Ruben Onsu Siapkan Bukti Tambahan soal Video Call yang Diunggah Sarwendah

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:15
share

Laporan hukum Ruben Onsu terkait rekaman video call yang diunggah Sarwendah masih berproses. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan bukti tambahan agar laporan tersebut bisa berlanjut ke tahap penyidikan.

Minola menjelaskan, ada tiga laporan yang diajukan Ruben terkait persoalan video tersebut. Ketiganya mencakup dugaan akses ilegal, penyebaran rekaman video call yang disebut dilakukan secara melawan hukum, serta dugaan keterlibatan pihak yang melakukan perekaman.

Baca juga: Tak Direncanakan, Ruben Onsu Ungkap Alasan Adopsi Bayi Laki-Laki

“Laporan yang dilaporkan oleh Ruben, ya, ada tiga laporan. Terkait dengan masalah illegal access, laporan terkait dengan masalah menyebarkan, memposting video video call yang direkam secara melawan hukum dan juga disebarkan dengan cara melawan hukum,” ujar Minola dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (21/10/2026).

“Yang ketiga adalah pelaku perekaman itu sendiri, ya, dengan adanya indikasi pemufakatan jahat karena adanya niat terselubung yang sudah kita ketahui dari awal,” lanjutnya.Menurut Minola, laporan tersebut kini masih berada dalam tahap penyelidikan. Pihaknya juga tengah menunggu jadwal pemeriksaan terhadap Ruben sebagai pelapor dari Polda Metro Jaya.

Baca juga: Ruben Onsu Mengaku Rugi Imbas Video Call Viral, Brand Ikut Diserang

“Ini prosesnya sekarang ini masih dalam persiapan untuk melakukan BAP kepada pelapor. Jadi ini rencananya sih dalam minggu ini, tapi kita akan tunggu jadwal pastinya dari pihak Polda Metro Jaya,” katanya.

Minola mengatakan bukti yang disertakan ketika laporan dibuat sebelumnya masih berupa bukti permulaan untuk memenuhi persyaratan pelaporan. Kini, pihaknya tengah mempersiapkan bukti tambahan untuk memperkuat laporan Ruben.

Ia berharap bukti-bukti tersebut dapat membantu penyidik menelaah dugaan tindak pidana yang dilaporkan kliennya sehingga perkara tidak berhenti di tahap penyelidikan.“Bukti-bukti sudah pasti tentu akan ada tambahan. Kan kemarin itu hanya bukti-bukti permulaan saja untuk supaya terpenuhinya syarat untuk kita membuat laporan,” tutur Minola.

Minola berharap laporan tersebut dapat naik ke tahap penyidikan dan diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Meski demikian, proses penanganan perkara selanjutnya tetap bergantung pada pemeriksaan dan penilaian pihak kepolisian.

Selain perkembangan laporan, Minola juga menjelaskan alasan Ruben menempuh jalur hukum. Menurutnya, Ruben ingin menjaga reputasi dan nama baiknya di tengah narasi yang beredar di ruang publik.

Minola mengatakan Ruben tidak pernah secara langsung menyampaikan kepadanya bahwa persoalan ini berkaitan dengan harga dirinya di depan anak-anak. Namun, ia menilai kliennya tetap ingin menjaga reputasi demi kepentingan anak-anak Ruben di masa mendatang.

“Setiap hal yang menurut Ruben itu adalah suatu pernyataan, narasi, di ruang publik yang berisikan tuduhan atau apa pun yang menurut dia itu bisa merusak reputasi nama baik dan harga dirinya, ini pasti dia akan melakukan upaya hukum,” kata Minola.

Ia kemudian mengibaratkan nama baik sebagai warisan yang tak ternilai dari seorang ayah kepada anak-anaknya. Menurut Minola, reputasi orang tua dapat menjadi salah satu hal yang melekat dalam kehidupan anak, terlebih ketika berbagai narasi di media sosial meninggalkan jejak digital.

“Seorang ayah itu kan pasti warisan yang tak ternilai harganya yang dia wariskan kan adalah nama baik. Ini kan juga merupakan satu aset yang akan diwarisi demi menjaga mental,” ujarnya.

Topik Menarik