Beda Tim Favorit Tak Masalah, Aussie Beef Ajak Penggemar Sepak Bola Makan Bareng

Beda Tim Favorit Tak Masalah, Aussie Beef Ajak Penggemar Sepak Bola Makan Bareng

Gaya Hidup | okezone | Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:22
share

JAKARTA – Sepak bola bukan cuma soal pertandingan dan siapa yang keluar sebagai pemenang. Di Asia Tenggara, olahraga ini juga menjadi cara untuk mempererat hubungan dengan teman, keluarga, hingga komunitas. Mulai dari saling mendukung tim favorit, berdebat soal keputusan wasit, sampai merayakan gol di menit-menit terakhir, semua momen itu terasa makin seru ketika dinikmati bersama makanan lezat.

Melihat kebiasaan tersebut, Aussie Beef mengajak para penggemar sepak bola di Asia Tenggara untuk meredakan rivalitas melalui kampanye regional bertajuk “Got Beef? Let’s Go!?”. Kampanye yang berlangsung selama dua tahun ini mengusung pesan bahwa perbedaan dukungan terhadap tim sepak bola bisa menjadi alasan untuk berkumpul dan menikmati hidangan bersama, khususnya sajian daging sapi premium Australia.

Diluncurkan pada Agustus, kampanye ini hadir di enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari kemitraan Meat & Livestock Australia (MLA) dengan ASEAN United FC yang mencakup sejumlah kompetisi sepak bola regional, seperti ASEAN Hyundai Cup™ 2026, ASEAN Club Championship Shopee Cup™, ASEAN Women's MSIG Cup™, dan ASEAN U-23 Championship™.

Satukan Penggemar Sepak Bola lewat Makanan

Daging sapi Australia lekat dengan momen kebersamaan. (Foto: dok MLA)

Bagi masyarakat Asia Tenggara, makanan punya peran penting dalam berbagai momen kebersamaan. Hidangan yang tersaji di meja makan bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi berkumpul dan berbagi cerita.

Hal serupa juga terlihat dalam sepak bola. Pertandingan bisa mempertemukan orang-orang dengan tim favorit yang berbeda, menciptakan perdebatan seru, sekaligus menghadirkan pengalaman yang dikenang bersama.

Melalui kampanye “Got Beef? Let’s Go!?”, Aussie Beef ingin menggabungkan dua hal tersebut. Rivalitas di lapangan diharapkan bisa berlanjut menjadi momen menyenangkan di meja makan, baik saat mengadakan acara nonton bareng di rumah maupun ketika merayakan pertandingan bersama sesama penggemar.

Dalam kampanye ini, sosok wasit juga mendapat peran khusus. Jika biasanya wasit menjadi pusat perdebatan karena keputusan yang diambil selama pertandingan, kali ini ia digambarkan sebagai sosok yang membantu mempertemukan para penggemar.

Alih-alih memperpanjang perselisihan, para pendukung tim yang bersaing diajak untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dengan cara yang lebih santai, yaitu berkumpul dan menikmati makanan bersama.

Hadir Lewat Berbagai Aktivitas di Asia Tenggara

Valeska, Regional Manager – SEA, Meat & Livestock Australia, mengatakan bahwa daging sapi Australia lekat dengan momen kebersamaan. Menurutnya, sepak bola bisa menjadi alasan orang-orang untuk berkumpul, tetapi pengalaman bersama di meja makanlah yang akan terus dikenang setelah pertandingan berakhir.

“Daging sapi Australia selalu identik dengan kebersamaan. Sepak bola menjadi momennya, tetapi kebersamaan di meja makanlah yang terus diingat, bahkan setelah peluit akhir berbunyi. Melalui ‘Got Beef? Let’s Go!?’, kami ingin menunjukkan bagaimana Aussie Beef dapat mempertemukan para penggemar,” ujar Valeska.

Untuk menyampaikan pesan tersebut, kampanye “Got Beef? Let’s Go!?” akan menghadirkan berbagai cerita regional dan aktivitas di masing-masing negara. Aussie Beef akan diperkenalkan sebagai pilihan hidangan untuk beragam momen sepak bola, mulai dari acara nonton bareng hingga perayaan bersama para pendukung tim yang menjadi rival.

Lewat “Got Beef? Let’s Go!?”, Aussie Beef ingin menunjukkan bahwa perbedaan dukungan terhadap tim favorit tidak harus menghalangi kebersamaan. Sebab, di luar persaingan selama pertandingan, makanan bisa menjadi cara sederhana untuk mempererat hubungan dan menikmati momen bersama.

Topik Menarik