Gedung Bapenda DKI Terbakar, 1.000 ASN Dialihkan ke WFH secara Bergantian

Gedung Bapenda DKI Terbakar, 1.000 ASN Dialihkan ke WFH secara Bergantian

Nasional | sindonews | Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:02
share

Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta mengalami kebakaran pada Jumat (7/8/2026) malam. Gedung beralamat di Jalan Abdul Muis Nomor 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat itu diisi oleh 1.000 aparatur sipil negara (ASN).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa gedung tersebut diisi oleh beberapa perangkat daerah mulai dari Bapenda hingga Bank Jakarta. “Gedung tersebut dihuni oleh beberapa perangkat daerah, yaitu Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan total kurang lebih 1.000 ASN,” kata Pramono dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Untuk menjamin pelayanan publik tetap berjalan, Pramono menginstruksikan agar ASN yang berkantor di gedung tersebut menerapkan mekanisme work from home (WFH) secara bergantian.

Baca juga: Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Bagaimana Data Perpajakan?

“Untuk menjamin kelangsungan pelayanan publik, menginstruksikan seluruh ASN yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme Work From Home (WFH) secara bergantian, atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya,” ujarnya.

Dia menegaskan, pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama dan melayani masyarakat. Dia juga memastikan bahwa data perpajakan tetap aman. Dia mengungkapkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.

Api melanda lantai 11 hingga lantai 16. Si Jago Merah berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 02.00 WIB.

"Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat dan sigap dari Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel, sejauh ini dinyatakan tidak ada korban jiwa," kata Pramono dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Topik Menarik