Ma'ruf Amin Ingatkan NU: Hati-Hati Jangan Rebutan Tambang

Ma'ruf Amin Ingatkan NU: Hati-Hati Jangan Rebutan Tambang

Nasional | sindonews | Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54
share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,78 sepanjang perdagangan sepekan periode 3-7 Agustus 2026 ke level 6.409 dari posisi 6.236 pada pekan sebelumnya. Penguatan IHSG turut diikuti kenaikan kapitalisasi pasar, volume dan frekuensi transaksi harian, meski rata-rata nilai transaksi harian mengalami koreksi tipis.

"Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menguat 2,78 sehingga ditutup pada level 6.409,654 dari posisi 6.236,126 pada pekan sebelumnya," ujar Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resmi dikutip pada Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga:IHSG Hari Ini Dibuka Semringah di Level 6.352, Nilai Transaksi Rp2,1 Triliun

Kenaikan IHSG turut mendorong kapitalisasi pasar BEI naik 2,64 menjadi Rp11.212 triliun dari Rp10.923 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian melonjak 32,98 menjadi 39,95 miliar saham, sedangkan rata-rata frekuensi transaksi meningkat 27,62 menjadi 2,32 juta kali transaksi; sementara rata-rata nilai transaksi harian turun tipis 0,38 menjadi Rp15,38 triliun.

Dari sisi investor, asing mencatatkan beli bersih Rp1,24 triliun pada perdagangan Jumat (7/8), meski secara akumulatif sepanjang 2026 masih membukukan jual bersih Rp71,29 triliun. Pada periode yang sama, jumlah investor pasar modal Indonesia juga telah menembus 30 juta SID, tepatnya 30.274.265 SID, atau meningkat 48,78 secara tahun berjalan dengan tambahan 9.926.440 SID baru.

Sejalan dengan penguatan IHSG, sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan. Saham PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) menjadi top gainers dengan lonjakan 71,21 ke Rp565, disusul PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) yang naik 66,67 ke Rp720 dan PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) menguat 51,32 ke Rp115.Baca Juga:Rupiah Menguat 0,69 dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan

Saham lain yang masuk jajaran penguat terbesar yakni PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) naik 48,44 menjadi Rp95, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) menguat 48,36 ke Rp362, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) naik 36,36 ke Rp90, PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) tumbuh 33,33 ke Rp192, serta PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat 31,86 ke Rp149.

Namun, penguatan IHSG tidak terjadi pada seluruh saham. PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menjadi saham dengan penurunan terbesar, yakni 35,23 ke Rp570, diikuti PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) yang turun 21,98 ke Rp3.940 dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang melemah 17,24 ke Rp2.400.

Saham lain yang masuk jajaran top losers adalah PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) turun 16,10 ke Rp1.615, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) melemah 16 ke Rp5.250, PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) turun 11,01 ke Rp970, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) terkoreksi 10,80 ke Rp785, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) turun 10,61 ke Rp590, PT Tira Austantie Tbk (TIRA) melemah 10,08 ke Rp446, dan PT Hatten Bali Tbk (WINE) turun 9,27 ke Rp137.

Topik Menarik