Dongkrak PNBP, Purbaya-Bahlil Sinkronkan Kebijakan Fiskal dan Energi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyepakati penguatan sinergi kebijakan fiskal dan energi guna meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor minyak dan gas bumi. Salah satu rencana yang dibahas yakni pengembangan jaringan pipa gas dari Sumatra menuju Jawa yang terhubung dengan blok gas Andaman di Aceh.
“Pak Bahlil yang ngomong, bukan saya. Tapi yang menarik adalah, ada satu proyek pipanisasi gas dari Sumatra ke Jawa. Di tengah-tengah masih ada yang belum dikerjain, mungkin nanti dari Sumatra ke Jawa nyambung,” kata Purbaya di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).
Baca Juga:Purbaya Siap Bantu BI Stabilkan Rupiah dengan Cara Ini
Purbaya menjelaskan pengembangan jaringan pipa tersebut akan mengikuti progres penyelesaian operasional kawasan gas Andaman. Menurut dia, apabila proyek itu terealisasi, distribusi gas nasional akan semakin terintegrasi dan berpotensi meningkatkan penerimaan negara dari sektor migas. "Kami membahas rencana beliau untuk memperkuat pendapatan atau PNBP dari sektor migas, dan cukup baik saya pikir," ujarnya.
Pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian ESDM itu juga membahas langkah percepatan menuju swasembada energi listrik dan perluasan akses listrik hingga ke wilayah pedesaan. Pemerintah menilai penguatan sektor energi menjadi bagian penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.Purbaya menegaskan Kementerian Keuangan siap mendukung berbagai kebijakan strategis Kementerian ESDM selama berdampak pada penguatan ekonomi domestik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Pada dasarnya setiap upaya Pak Menteri ESDM akan saya dukung," katanya.
Baca Juga: Rupiah Menangis Tembus Rp17.529, Purbaya: Itu Urusan Bank Sentral
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian agar kebijakan fiskal dan energi dapat berjalan selaras dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Sinkronisasi kebijakan dinilai penting untuk menjaga efektivitas program pemerintah sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Sementara itu, Bahlil menyatakan sinergi antara Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan sektor energi dan optimalisasi penerimaan negara. "Kami bersama Menteri Keuangan membahas program sinkronisasi, di antaranya bagaimana meningkatkan PNBP, tetapi juga bagaimana mewujudkan program swasembada energi dan listrik desa," ujar Bahlil.









