STIK-PTIK Punya Peran Penting Ciptakan SDM Polri Unggul

STIK-PTIK Punya Peran Penting Ciptakan SDM Polri Unggul

Nasional | sindonews | Rabu, 22 April 2026 - 17:35
share

STIK-PTIK sebagai salah satu lembaga pendidikan untuk perwira Polri memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas SDM Korps Bhayangkara. Terlebih dengan efektifnya KUHP dan KUHAP baru, pendidikan yang baik diyakini akan meminimalisir oknum Polri pemain perkara atau bahkan terlibat kejahatan secara langsung.

Optimisme terhadap Korps Bhayangkara disampaikan Wakil Direktur PASTI Indonesia Lutfi S Solissa usai bersilaturahmi dengan Kepala STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol Eko Rudi Sudarto. Ia memberi contoh kasus mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro yang terlibat narkoba menampar Institusi Polri secara nyata.

”Bukan hanya di level perwira menengah, kejahatan melibatkan perwira tinggi Polri pun sudah berulang kali terjadi. Sebut saja mantan Kadiv Propam Irjen Ferdi Sambo dalam kasus pembunuhan dan mantan Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa di kasus narkoba,'' kata Lutfi melalui keterangan tertulisnya, Rabu (22/04/2026). Baca juga:Mahasiswa STIK PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 Pengabdian Masyarakat ke Aceh

Hal ini membuktikan bagaimana STIK-PTIK memegang peranan penting untuk mencetak para perwira pertama dan menengah yang nantinya akan menjadi perwira tinggi. ”Lembaga pendidikan ini harus benar-benar menanamkan pondasi agar para alumnusnya selain telah dibekali pengetahuan yang mumpuni, namun juga tak memiliki mental tempe yang mudah tergiur oleh materi, fasilitas ataupun lainnya," ujarnya.

Para alumnus STIK-PTIK saat menjadi pimpinan juga diharapkan menjadi jembatan kebijakan Kapolri terhadap para anggota di bawahnya. Alumnus STIK-PTIK harus berani bertindak tegas atas semua pelanggaran dilakukan oleh oknum Polri. "Kita masih melihat adanya oknum-oknum Polri yang memainkan perkara atau terlibat kejahatan itu sendiri. Padahal secara tegas Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo telah menginatruksikan penindakan tegas terhadap para oknum. Alumnus STIK - PTIK harus berani bersikap benar, tak takut terhadap beking kejahatan ataupun menjadi pelindung para oknum," tuturnya.

Dalam silaturahmi tersebut, PASTI sebagai salah satu NGO pemerhati Papua turut mengingatkan kepala STIK -PTIK Irjen Pol Eko Rudi Sudarto untuk terus menekankan pentingnya pemahaman atas HAM dan Agraria. Terlebih Eko juga pernah menjabat sebagai wakapolda Papua. Baca juga:Lindungi Jemaah, Satgas Haji Kemenhaj-Polri Berantas Praktik Ilegal di Daerah

'Sebagai sosok penerima penghargaan Hoegeng Awards atas inovasinya, Lutfi yakin Eko mampu menjadikan STIK dan PTIK sebagai lembaga pencetak perwira unggul Polri yang humanis dan tak mudah 'dibeli' oleh para pelaku kejahatan. ”Terlebih dengan KUHP dan KUHAP baru yang menjadikan peran Polri semakin sentral, kita butuh SDM Polri yang profesional membela kebenaran," tuturnya.

Topik Menarik