Charly Van Houten Tanggapi Aksi Boikot terhadap Raffi Ahmad, Minta Publik Tak Cepat Menghakimi

Charly Van Houten Tanggapi Aksi Boikot terhadap Raffi Ahmad, Minta Publik Tak Cepat Menghakimi

Seleb | okezone | Senin, 2 November 2026 - 15:30
share

JAKARTA - Musisi Charly van Houten turut prihatin atas polemik boikot terhadap Raffi Ahmad. Hal itu dialaminya setelah hadir dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada 29 Oktober 2026.

Dia menilai, aksi boikot terhadap Raffi berpotensi meluas hingga berpengaruh pada pelaku dunia hiburan. Dia menegaskan, tak bermaksud membela Raffi karena tidak memiliki hubungan bisnis maupun kepentingan pribadi dengan suami Nagita Slavina tersebut.

“Saya bukan bawahan Raffi Ahmad, tidak punya hubungan bisnis, tidak pernah ngumpul sama dia, dan tidak ikut dalam acara tersebut (Deklarasi Sumpah Pemuda). Jujur saya tidak punya kepentingan apa pun dalam persoalan ini,” katanya.

Karena itu, Charly van Houten mengajak masyarakat untuk melihat permasalahan tersebut dengan pikiran jernih dan tidak mudah terbawa framing negatif yang beredar di media sosial. Menurutnya, publik perlu memahami duduk perkara secara utuh sebelum menghujat.

Charly percaya dengan penjelasan Raffi yang menyebut dirinya hadir sebagai tamu undangan, bukan pihak yang membuat atau menyelenggarakan acara. Meski demikian, dia menilai Raffi tetap perlu menjadikan polemik ini sebagai bahan introspeksi karena kurang berhati-hati. 

Charly van Houten menilai, setiap kesalahan tetap perlu dikritik dan dipertanggungjawabkan. Menurutnya, kritik sebaiknya disampaikan berdasarkan fakta yang jelas, bukan opini yang terus berkembang hingga berujung pada penghakiman massal.

Charly Van Houten Tanggapi Aksi Boikot terhadap Raffi Ahmad, Minta Publik Tak Cepat Menghakimi. (Foto: Instagram|@charly_setiaku)

“Kalau memang ada kesalahan ya silakan dikritisi saja. Kalau ada yang perlu dipertanggungjawabkan ya harus dipertanggungjawabkan. Tetapi alangkah baiknya jika semuanya dilakukan berdasarkan fakta yang sudah benar-benar jelas,” ucapnya.

Charly Van Houten menegaskan, menyampaikan kritik merupakan hak setiap orang. Namun, ia mengingatkan agar kemarahan terhadap suatu persoalan tidak membuat masyarakat kehilangan rasa adil ketika menilai seseorang.

“Hari ini, mungkin Raffi Ahmad yang menjadi sasaran. Besok bisa siapa saja, bahkan mungkin bisa diri kita sendiri,” kata vokalis ST12 tersebut.

 

Charly van Houten memahami masyarakat memiliki alasan untuk menyuarakan kepentingan rakyat dan menunjukkan empati terhadap keresahan yang terjadi. Namun, ia berharap kritik tersebut tidak melebar menjadi kebencian yang justru memperkeruh keadaan.

Di lain pihak, Raffi Ahmad telah merilis klarifikasi dan permohonan maaf terkait kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda. Ia menegaskan, kedatangannya saat itu hanya sebagai undangan.

Charly Van Houten Tanggapi Aksi Boikot terhadap Raffi Ahmad, Minta Publik Tak Cepat Menghakimi. (Foto: Instagram|@raffinagita1717)

Bapak tiga anak itu mengaku, datang dengan niat baik dan tidak memiliki maksud untuk merendahkan ataupun mencederai semangat perjuangan mahasiswa. Raffi menjelaskan, terbiasa memenuhi undangan dari berbagai pihak. 

“Saya memohon maaf dari hati saya atas kegaduhan yang timbul. Saya sangat memahami bahwa niat baik tetap perlu disertai ketelitian pada setiap kegiatan yang akan dihadiri,” tuturnya menambahkan.*

Topik Menarik