Raffi Ahmad Repost Pesan soal Teman yang Meninggalkan saat Terpuruk di Tengah Seruan Boikot
JAKARTA - Raffi Ahmad masih menjadi sorotan di tengah gelombang kritik dan seruan boikot yang ditujukan kepadanya. Meski telah menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf soal keikutsertaannya dalam deklarasi sumpah pemuda pada 29 Oktober lalu, tampaknya belum cukup meredam kritikan netizen.
Di tengah situasi itu, Raffi terlihat memilih meluangkan waktu untuk muhasabah diri. Selain itu tampak dari akun Instagramnya raffinagita1717, ia membagikan ulang sejumlah unggahan Instagram Story yang menyinggung soal pertemanan dan pentingnya berhati-hati dalam memilih sahabat.
Salah satu unggahan yang direpost Raffi berasal dari akun Instagram @folkbmr. Postingan itu membahas sosok teman yang dinilai tidak selalu memberikan dukungan, terutama ketika seseorang sedang menghadapi masalah.
“Dari Raffi Ahmad kita belajar bahwa sahabat tidak selamanya tulus dan selalu memberikan dukungan. Kadang, orang yang kita anggap teman justru menjadi duri dalam daging yang siap menghakimi tanpa ampun,” demikian tulisan dalam unggahan tersebut.
Postingan itu juga menyinggung sikap orang-orang yang dianggap terburu-buru memberikan penilaian tanpa mencari tahu persoalan secara menyeluruh.
“Tanpa mau mencari tahu kebenaran yang sesungguhnya, mereka begitu cepat menilai sepihak. Itulah ciri nyata dari orang-orang yang munafik,” lanjut tulisan akun @folkbmr.
Di akhir unggahannya, akun tersebut memberikan dukungan kepada Raffi melalui pesan singkat, “Keep strong @raffinagita1717”.
Tak hanya itu, Raffi juga membagikan ulang unggahan dari akun Instagram @jaktimbanget. Kali ini, pesan yang disampaikan secara khusus menyoroti teman-teman yang disebut menjauh ketika seseorang sedang berada dalam masa sulit.
“Dari RAFFI AHMAD kita belajar’ bnyak banget teman” yg meninggalkan dia saat dia terpuruk, di saat lagi senang, minta bantuan ada maunya pada mendekat semua,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu juga berisi pesan agar Raffi lebih berhati-hati dalam memilih teman. Penulisnya menilai tidak semua orang memiliki niat yang sama meski selama ini sudah menjalin pertemanan.
“Kasih tau a Raffi buat lebih berhati” lagi pilih kawan, walau niat Raffi baik berkawan dengan mereka, tapi tidak dengan mereka,” lanjutnya.
Kedua unggahan itu sama-sama membawa pesan mengenai pertemanan yang dianggap berubah ketika seseorang sedang menghadapi masalah. Raffi kemudian membagikannya kembali melalui Instagram Story di tengah polemik yang masih ramai diperbincangkan.
Meski begitu, Raffi tidak menyertakan penjelasan panjang dalam unggahan ulang tersebut. Ia juga tidak secara langsung menyebut siapa sosok teman yang dimaksud dalam pesan-pesan itu.
Namun dengan merepost postingan tersebut, tampaknya Raffi secara tidak langsung ingin mengutarakan perasaan yang ia rasakan saat ini. Adapun kini Raffi Ahmad tengah menghadapi gelombang kritik terhadapnya yang dinilai menutup mata akan kondisi masyarakat Indonesia saat ini.
Apalagi setelah ia mengikuti aksi deklarasi sumpah pemuda pada 29 Oktober lalu di Bundaran HI, Jakarta. Raffi Ahmad telah menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi melalui Instagram pribadinya.
Ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul setelah dirinya hadir dalam acara yang diselenggarakan Polda Metro Jaya itu. Ia menegaskan bahwa kedatangannya saat itu hanya sebagai undangan.
Ia mengaku datang dengan niat baik dan tidak memiliki maksud untuk merendahkan ataupun mencederai semangat perjuangan generasi muda.
“Sebagaimana telah dijelaskan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara, saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut,” ujar Raffi.
Namun tampaknya penjelasan dari Raffi belum cukup meredam amarah warganet. Kendati demikian, sahabat dekat dan keluarga juga tampak terus memberikan dukungan kepada suami Nagita Slavina tersebut.





