Andrea Bocelli Konser di Indonesia, Menbud: Bisa Dongkrak Budaya Indonesia ke Panggung Dunia

Andrea Bocelli Konser di Indonesia, Menbud: Bisa Dongkrak Budaya Indonesia ke Panggung Dunia

Seleb | okezone | Senin, 2 November 2026 - 17:02
share

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyebut konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dapat mendongkrak promosi budaya Indonesia ke panggung dunia.

Menurutnya, kehadiran musisi internasional di situs warisan budaya menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat mancanegara.

Fadli mengatakan penyelenggaraan konser Andrea Bocelli pada Sabtu, 31 Oktober 2026, malam itu sejalan dengan amanat konstitusi, khususnya Pasal 32 ayat (1) UUD 1945 yang menegaskan negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia.

"Ya, tentu kita sangat senang satu kegiatan atau festival atau konser budaya yang bisa memperkenalkan budaya Indonesia di panggung dunia. Dan ini sesuai dengan amanat konstitusi bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia, itu Pasal 32 ayat (1)," kata Fadli Zon kepada wartawan, Senin (2/11/2026).

Menurut Fadli, konser Andrea Bocelli tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik kelas dunia, tetapi juga menjadi sarana promosi Candi Borobudur sebagai salah satu warisan budaya dunia milik Indonesia.

Dia berharap konser tersebut dapat meningkatkan popularitas Borobudur di tingkat internasional. Selain itu, kehadiran musisi dunia di situs budaya Indonesia diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara untuk menikmati destinasi wisata budaya Tanah Air.

"Kita harapkan juga akan menjadi satu promosi destinasi bagi wisata budaya. Orang-orang di dunia internasional akan semakin banyak yang datang dan tentu Borobudur juga akan semakin menjadi salah satu tujuan wisata budaya itu. Hal ini kan memang dilakukan juga oleh Bocelli di berbagai situs-situs budaya dunia lainnya, ya," ujarnya.

Fadli pun mendorong agar konser serupa dapat digelar di berbagai situs budaya Indonesia dengan menghadirkan musisi internasional lainnya. Namun, dia berharap penyelenggaraan kegiatan tersebut juga melibatkan seniman lokal melalui kolaborasi musik, tari, seni pertunjukan hingga pameran kebudayaan.

Menurutnya, keterlibatan seniman dan masyarakat sekitar menjadi bagian penting agar kegiatan berskala internasional tersebut memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

"Kita berharap juga akan mungkin ada penyanyi-penyanyi internasional lain yang bisa melakukan konser dan sebagai bagian dari promosi budaya kita juga. Tentu berkolaborasi dengan para penyanyi kita, dengan tari-tarian, seni pertunjukan kita, dan juga berbagai kegiatan ikutannya, pamerannya," tutur Fadli.

Dia mengatakan pemanfaatan cagar budaya untuk kegiatan seni dan budaya merupakan bagian dari pengembangan ekonomi budaya yang perlu diperkuat ke depan.

Fadli juga menekankan pentingnya kolaborasi antara seniman Indonesia, seniman internasional, pemerintah, dan sektor swasta dalam mempromosikan kekayaan budaya nasional.

"Jadi ini sejalan, ya, pemanfaatan cagar budaya untuk kegiatan seni budaya, dan ini menurut saya bagian dari satu ekonomi budaya yang penting ke depan. Kita berharap kolaborasi antara seniman Indonesia, seniman internasional, dan juga antara pemerintah dan private sector, dan kita mendukung private sector yang mempromosikan budaya kita," katanya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan pertunjukan Andrea Bocelli turut memberikan dampak positif bagi ekosistem seni, pariwisata, dan ekonomi budaya Indonesia.

"Dan tentu saja juga, pertunjukan seperti konser Bocelli ini memberi dampak bagi ekosistem seni, ya, dalam hal ini musik, kemudian juga wisata, pariwisata, wisata budaya, dan ekonomi budaya," tegasnya.

Setelah tampil di kawasan Candi Borobudur, Andrea Bocelli dijadwalkan melanjutkan konser bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa, 3 November 2026, besok.
 

Topik Menarik