Kebakaran Hutan California Meluas, Rumah Mewah Jutaan Dolar Hangus Dilahap Api
JAKARTA - Kebakaran hutan yang melanda California, Amerika Serikat, meluas dengan cepat hingga melahap sejumlah rumah mewah bernilai jutaan dolar. Kobaran api yang diperparah angin kencang, suhu tinggi, dan kelembapan rendah itu juga memicu perintah evakuasi serta mengancam permukiman warga.
Otoritas setempat memperingatkan potensi kebakaran besar dan penyebaran api secara cepat di sejumlah wilayah, termasuk Los Angeles dan Ventura. Ancaman serupa juga membayangi kawasan pegunungan dan kaki bukit di San Luis Obispo serta Santa Barbara.
Rekaman yang beredar pada Jumat 16 Oktober 2026, memperlihatkan kobaran api membakar rumah-rumah dan asap tebal membubung dari perbukitan yang dipenuhi vegetasi kering. Api dengan cepat menjalar akibat angin Santa Ana yang bertiup kencang di tengah kondisi cuaca yang sangat panas dan kering.
Dilansir dari trtworld, Sabtu (17/10/2026). Otoritas Pemadam Kebakaran Orange County, melaporkan kebakaran Norte telah menghanguskan sekitar 465 hektare lahan di San Juan Capistrano. Sedikitnya empat rumah dilaporkan terdampak kebakaran tersebut.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan personel darat dan dukungan udara untuk mengendalikan kobaran api. Melalui pernyataan di media sosial X, otoritas setempat menyebut upaya pemadaman dilakukan secara agresif dan meminta masyarakat menjauhi area terdampak.
Kebakaran yang terus meluas turut mendorong penerbitan perintah evakuasi di sejumlah kawasan. Warga juga diperingatkan mengenai potensi penurunan kualitas udara akibat asap kebakaran.
Badan Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat (National Weather Service/NWS) memperingatkan risiko tinggi kebakaran besar dan penyebaran api yang cepat. Kondisi paling mengkhawatirkan diperkirakan terjadi di Los Angeles dan Ventura, serta kawasan pegunungan dan kaki bukit di San Luis Obispo dan Santa Barbara.
Selain kebakaran Norte, petugas juga menangani kebakaran Bryson yang terjadi di dekat kawasan pesisir Malibu. Hingga Jumat siang, api dilaporkan telah membakar sekitar 147 hektare lahan dengan tingkat pengendalian baru mencapai 17 persen, berdasarkan data badan pemadam kebakaran California, Cal Fire.
Sementara itu, kebakaran Henderson turut berdampak pada Pangkalan Korps Marinir Camp Pendleton. Kebakaran tersebut menyebabkan penutupan sejumlah jalan dan telah menghanguskan sedikitnya 2.070 hektare lahan hingga Jumat, menurut Cal Fire.
Warga di kawasan yang terancam diminta bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi darurat apabila kondisi memburuk.
Di tengah ancaman kebakaran, puluhan ribu pelanggan di wilayah Los Angeles mengalami pemadaman listrik. Langkah tersebut dilakukan pihak berwenang untuk mengurangi risiko percikan api dari jaringan listrik yang berpotensi memicu kebakaran ketika diterpa angin kencang.
NWS memperkirakan angin kencang mencapai puncaknya pada Jumat di sejumlah wilayah Los Angeles County. Meski demikian, kombinasi suhu tinggi dan kelembapan rendah membuat risiko kebakaran diperkirakan tetap tinggi hingga akhir pekan.
Kecepatan angin dilaporkan berkisar 80–110 kilometer per jam di kawasan pegunungan. Sementara itu, wilayah pesisir dan lembah menghadapi embusan angin sekitar 55–90 kilometer per jam.
Di sejumlah daerah, suhu udara bahkan mencapai 38 derajat Celsius. Kondisi tersebut semakin meningkatkan risiko penyebaran api, terutama di kawasan dengan vegetasi kering.
Pihak prakiraan cuaca memperingatkan bahaya kebakaran masih berlanjut hingga Sabtu. Warga diminta memantau informasi resmi, mengikuti instruksi evakuasi, dan menghindari perjalanan yang tidak mendesak di wilayah terdampak.
Pengemudi juga diimbau mewaspadai angin samping yang kuat, terutama ketika melintasi jalan layang, karena hembusan angin berpotensi membahayakan keselamatan berkendara.










