Prabowo Bongkar Modus Birokrat ke Menteri: Sore-sore Minta Tanda Tangan
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para menteri di kabinetnya untuk waspada, terhadap akal-akalan birokrat yang kerap memanfaatkan waktu lelah pejabat untuk meminta tanda tangan. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Prabowo menilai birokrat memiliki pengalaman lebih panjang dibandingkan menteri yang masa jabatannya terbatas. Karena itu, ia meminta para menteri menertibkan birokrasi di bawahnya.
"Waspada kalau birokrat-birokrat itu, karena pengalamannya lama. Kau masuk, keluar tiap lima tahun, iya kan? Itu kalau enggak di-reshuffle,” kata Prabowo.
Ia kemudian menyinggung kebiasaan birokrat yang datang meminta tanda tangan menjelang sore, saat kondisi pejabat sudah lelah dan tidak lagi fokus.
"Minta tanda tangan sore, kita sudah penat, capek, lihatnya, sret. Ah ini. Hati-hati itu," tegas Prabowo.
Ucapan Prabowo itu langsung disambut tawa para anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna. Menanggapi hal tersebut, Prabowo berkelakar bahwa kader Golkar yang tertawa berarti memiliki banyak pengalaman menghadapi situasi serupa.
"Ini banyak dari Golkar yang senyum berarti pengalamannya banyak. Golkar banyak pengalaman soal ini. Karena saya mantan Golkar juga, saudara-saudara,” ujarnya.
“Itu banyak mantan Ketua Umum Golkar di situ tuh. Bahlil Lahadalia, Airlangga Hartarto, mana Airlangga itu? Ah ini. Mereka paling pengalaman itu,” tandas Prabowo.










