Ruben Onsu Disebut Alami Masalah Ekonomi, Sarwendah Diminta Lunasi Cicilan Rumah Sendiri?
JAKARTA, iNews.id - Perseteruan harta bersama pascaperceraian Ruben Onsu dan Sarwendah terus memanas. Ruben disebut mengalami kesulitan ekonomi sehingga meminta mantan istrinya melunasi sendiri cicilan rumah di BDN dan Rempoa.
Hal tersebut diungkapkan kuasa hukum Sarwendah, Jaenudin, usai menjalani sidang mediasi lanjutan di pengadilan, Selasa (3/11/2026). Menurutnya, pihak Ruben melalui dokumen jawaban resmi meminta Sarwendah menanggung seluruh sisa utang properti tersebut.
"Ya, memang ada alasan itu juga ya, karena mengakui bahwa RO saat ini sedang dalam kesulitan dari segi ekonomi, dan itu juga ada," kata Jaenudin usai persidangan.
Jaenudin menyebut permintaan tersebut berbeda dengan pernyataan pihak Ruben sebelumnya yang menyebut cicilan rumah merupakan tanggung jawab bersama. Dia menilai, dokumen jawaban terbaru justru menunjukkan adanya pengalihan kewajiban kepada Sarwendah.
"Faktanya hari ini dibantah dan mereka meminta tanggung jawab itu dibebankan ke Sarwendah semua. Jadi yang selama ini digaungkan, dikowar-kowarkan bahwa itu tanggung jawab para pihak, itu tidak terbukti atau dibantah," ujar Jaenudin.
Atas permintaan tersebut, Sarwendah melalui kuasa hukumnya menyatakan keberatan dan menolak jika harus melunasi seluruh kewajiban cicilan rumah secara mandiri.
"Respons dari prinsipal jelas. Kalau penawarannya seperti itu, ya artinya keberatan ya, menolak. Bila itu yang ditawarkan, Sarwendah untuk membayarkan kewajiban di BCA seluruhnya, itu pasti kami tolak," kata Jaenudin.
Meski demikian, Jaenudin menilai terdapat poin penting dalam dokumen jawaban pihak Ruben, yakni pengakuan mengenai kepemilikan aset rumah di BDN dan Rempoa.
"Paling mendasar adalah bahwa mereka mengakui aset rumah di BDN dan Rempoa itu merupakan haknya Sarwendah sesuai Akta 39. Di situ dituliskan dengan tegas silakan Sarwendah melunasi rumahnya sendiri," ujarnya.
Perselisihan mengenai aset dan kewajiban cicilan rumah tersebut menjadi salah satu persoalan yang masih dibahas dalam proses mediasi antara Ruben Onsu dan Sarwendah.










