Pemprov DKI Kembangkan JAK-Respond, Percepat Penanganan Keadaaan Darurat di Lapangan
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) mengembangkan JAK-Respond. Aplikasi itu merupakan dashboard terpadu yang mengintegrasikan informasi lokasi GPS Handy Talky (HT) TETRA, CCTV, kondisi lalu lintas, dan cuaca dalam satu peta digital.
Inovasi ini dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan perangkat dan sistem komunikasi intra pemerintah. JAK-Respond juga diharapkan dapat mempercepat koordinasi dalam penanganan kedaruratan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Jakarta.
Sebelumnya, informasi operasional seperti lokasi petugas, tayangan CCTV, dan kondisi lalu lintas tersedia melalui aplikasi yang terpisah. Kondisi tersebut mengharuskan operator mengakses beberapa sistem untuk memperoleh gambaran situasi di lapangan.
Kepala UP Pengelola Jaringan Sistem Elektronik Diskominfotik DKI Jakarta, Aditia Prana Kusuma, mengatakan JAK-Respond memungkinkan berbagai informasi tersebut diakses melalui satu dashboard. Dengan demikian, proses pencarian, pemantauan, dan penyampaian informasi dapat dilakukan secara lebih sederhana, cepat, dan efisien.
Dia menjelaskan, JAK-Respond dilengkapi sejumlah fitur utama, antara lain peta digital berbasis Geographic Information System (GIS), pemantauan lokasi petugas melalui GPS HT TETRA, integrasi tayangan CCTV, serta informasi kondisi lalu lintas dan cuaca.
“Melalui fitur tersebut, operator pusat komando atau command center dapat mengetahui kondisi lokasi kejadian, memantau keberadaan petugas di sekitar lokasi, dan memperoleh informasi pendukung untuk mempercepat koordinasi serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan,” ujar Aditia, dikutip Minggu (1/11/2026).
Aditia menyampaikan, pengembangan aplikasi ini dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah, khususnya Dinas Perhubungan serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.
Kolaborasi tersebut mencakup koordinasi kebutuhan sistem, pengembangan aplikasi, uji coba, hingga sosialisasi kepada pengguna.
Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan JAK-Respond mampu mempercepat proses perolehan informasi operasional dibandingkan dengan penggunaan aplikasi secara terpisah.
“Hal ini menunjukkan bahwa integrasi informasi dalam satu dashboard dapat meningkatkan efisiensi kerja operator dan mendukung koordinasi petugas di lapangan,” katanya.
Menurut Aditia, inovasi ini menjadi salah satu langkah transformasi digital Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kehadiran JAK-Respond diharapkan dapat memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung pelayanan publik di Jakarta.
“Ke depan, pengembangan aplikasi akan terus diarahkan pada perluasan pemanfaatan oleh perangkat daerah terkait, penyempurnaan fitur berdasarkan kebutuhan pengguna, serta penguatan integrasi informasi operasional,” tandasnya.










