Gawat! Iran Peringatkan Perang Bisa Meluas jika AS Menyerang Lagi
TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan serangan militer terbaru Amerika Serikat (AS) bisa membuat konflik semakin meluas. Konflik AS-Israel melawan Iran yang telah berlangsung sejak 28 Februari lalu belum ada tanda-tanda berakhir. Tidak ada pembicaraan lanjutan sejauh ini, namun semua pihak yang bertikai masih menahan diri.
Juru bicara militer Iran Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia mengatakan, perang lanjutan akan meliputi wilayah yang jauh lebih luas jika Presiden AS Donald Trump, bersama Israel, melanjutkan petualangan militer mereka.
“Jika presiden AS sekali lagi memulai petualangan militer lanjutan di kawasan ini, di bawah tekanan dan hasutan dari pihak Zionis, kobaran perang niscaya akan meluas ke wilayah geografis yang jauh lebih luas,” kata Akraminia, dalam pernyataan di media sosial X, dikutip Minggu (1/11/2026).
Dia melanjutkan, pada akhirnya bukan Trump yang menentukan kapan perang akan berakhir, apalagi sampai mengeklaim kemenangan.
Akraminia menegaskan, militer Iran terus-menerus meningkatkan kesiapan tempur dan memantau pergerakan pasukan AS di kawasan dengan saksama.
Kesiapsiagaan Iran, lanjut dia, tak lepas dari rekam jejak Trump yang tak bisa dipegang ucapannya, yakni selalu mengkhianati perjanjian.
Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang masih tinggi di Timur Tengah, menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan itu memicu pembalasan dari Iran dengan menggempur pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.
Meskipun telah ada upaya diplomatik serta penandatanganan MoU pada 17 Juni, ketegangan tetap berlanjut, terutama terkait pengaturan keamanan dan navigasi di Selat Hormuz.










